Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jambret Mati Karena Kecelakaan, Si Pengejar Malah Dijadikan Tersangka

📅 Sabtu, 24 Jan 2026, 19:58 WIB | Oleh:
Jambret Mati Karena Kecelakaan, Si Pengejar Malah Dijadikan Tersangka Doc: Facebook Info Cegatan Jogja
Ket. Seorang warga tampak menutup jasad 2 orang Penjambret yang telah mati dengan karung di sekitar kawasan Jalan Janti, Sleman, Yogyakarta

Koran Jakarta - Kasus suami yang mengejar penjambret demi melindungi istrinya di Sleman sedang ramai di media sosial, pasalnya sang suami malah dijadikan tersangka karena jambret yang dia kejar akhirnya tewas karena kecelakaan.


Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto, menegaskan penetapan tersangka terhadap Hogi Minaya (suami korban jambret) bukan keputusan spontan atau sepihak. Menurutnya, proses hukum sudah melalui pemeriksaan saksi, saksi ahli, hingga gelar perkara.


Kami tidak memihak siapa pun. Unsur-unsur pidana dalam kecelakaan lalu lintas ini menurut kami sudah terpenuhi,” ujar AKP Mulyanto.


Polisi juga menekankan satu hal penting yang kerap luput dari sorotan publik yaitu dalam peristiwa ini ada dua orang (pelaku jambret) yang meninggal dunia.

“Kalau hanya melihat dari sisi ‘kasihan’, lalu mengabaikan fakta adanya korban jiwa, itu tidak memberikan kepastian hukum".

Suami Dijadikan Tersangka Karena Kejar Jambret

Seperti diketahui, Arista Minaya (korban jambret, 39) menceritakan, kejadian bermula saat dirinya dipepet dua orang berboncengan motor di Jembatan Layang Janti, Sleman. Tasnya dirampas. Ia berteriak minta tolong.

Saat itu, hanya ada dirinya dan sang suami di lokasi.

Mengetahui istrinya dijambret, Hogi langsung mengejar.


Kejar-kejaran itu berujung kecelakaan: motor pelaku jambret hilang kendali, menabrak tembok, dan keduanya meninggal dunia di tempat.


Kasus penjambretan gugur demi hukum karena pelaku jambret meninggal dunia.


Namun beberapa bulan kemudian, Hogi ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan lalu lintas, bahkan disebut melakukan pembelaan diri yang dinilai berlebihan.

Kini, Hogi berstatus tahanan luar dan mengenakan gelang GPS di bagian kaki, sementara berkas perkara telah dilimpahkan ke kejaksaan.
Arista menegaskan suaminya bukan kriminal, melainkan suami yang spontan melindungi istri dari jambret.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Tim Medsos Koran Jakarta
Tim Medsos Koran Jakarta
24 Jan 2026, 20:01 WIB.

Hahahhaaa... lucunya hukum di negeri ini ....

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.