Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paus Leo Mengecam Ancaman yang Tidak Dapat Diterima terhadap Penduduk Iran

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 19:00 WIB | Oleh:
Paus Leo Mengecam Ancaman yang Tidak Dapat Diterima terhadap Penduduk Iran Doc: Antara
Ket. Paus Leo XIV.

VATICAN CITY - Paus Leo XIV pada hari Selasa (7/4), mengatakan ancaman terhadap sasaran sipil di Iran adalah “yang tidak dapat diterima”, berbicara setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan seluruh peradaban Iran akan mati“jika Teheran menentang ultimatum terbarunya.

“Hari ini... ada ancaman terhadap seluruh rakyat Iran, dan ini benar-benar tidak dapat diterima,” kata Paus kepada wartawan, tanpa menyebut Amerika Serikat, yang sedang berperang dengan republik Islam.

“Tentu saja ada pertanyaan mengenai hukum internasional, namun lebih dari itu, ini adalah pertanyaan moral,” katanya ketika meninggalkan kediamannya di Castel Gandolfo, di luar Roma, menuju Vatikan.

Komentarnya datang hanya beberapa jam sebelum batas waktu 00.00 GMT dari Trump.

Presiden AS memperingatkan pada hari Selasa bahwa “seluruh peradaban akan mati” jika Iran tidak membuka Selat Hormuz pada saat itu.

Iran telah secara efektif menutup Selat — sebagai jalur transit utama minyak Timur Tengah sejak Amerika Serikat dan Israel memulai perang pada bulan Februari, sehingga memicu guncangan energi global.

Leo, Paus AS pertama di Gereja Katolik, mengatakan bahwa serangan terhadap infrastruktur sipil bertentangan dengan hukum internasional“.

Dia mendesak mereka yang terlibat untuk kembali ke meja“untuk bernegosiasi.

“Mari kita bicara. Mari kita cari solusi dengan cara damai,” katanya.

Paus juga mendesak “warga negara dari semua negara yang terlibat untuk menghubungi pihak berwenang, pemimpin politik, anggota kongres, untuk meminta mereka, memberitahu mereka untuk bekerja demi perdamaian dan selalu menolak perang.”

Sejak pemilihannya pada bulan Mei, Paus kelahiran Chicago telah mengambil sikap yang jelas terhadap beberapa keputusan oleh pemerintahan Trump.

Namun ketika dihadapkan pada lanskap politik AS yang sangat terpolarisasi, ia juga mengandalkan hierarki Katolik Amerika untuk menyampaikan kritik paling keras sebagai penggantinya.

Pada hari Selasa, ketua Konferensi Waligereja Katolik AS, Uskup Agung Paul Coakley, mengeluarkan seruan langsung kepada Trump “untuk mundur dari jurang war”.

“Ancaman penghancuran seluruh peradaban dan penargetan infrastruktur sipil yang disengaja tidak dapat dibenarkan secara moral,” katanya dalam surat terbuka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.