Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Mandiri Salurkan Kredit Infrastruktur Senilai Rp491 Triliun, Dorong Ekonomi Nasional

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 16:00 WIB | Oleh:
Bank Mandiri Salurkan Kredit Infrastruktur Senilai Rp491 Triliun, Dorong Ekonomi Nasional Doc: Istimewa
Ket. Bank Mandiri terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan nasional. Hal ini tercermin dari penyaluran kredit infrastruktur yang tumbuh signifikan hingga awal 2026.

JAKARTA - Bank Mandiri terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan nasional. Hal ini tercermin dari penyaluran kredit infrastruktur yang tumbuh signifikan hingga awal 2026.

Pertumbuhan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara sektor keuangan dan program pembangunan nasional. Fokus utama diarahkan pada penguatan konektivitas, pemerataan ekonomi, serta penciptaan nilai tambah bagi masyarakat luas.

Direktur Utama Bank Mandiri menegaskan bahwa pembiayaan infrastruktur menjadi prioritas sejalan dengan arah kebijakan pemerintah. Infrastruktur dinilai sebagai fondasi utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

"Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional melalui pembiayaan yang produktif dan berkelanjutan. Kami meyakini, pembangunan infrastruktur yang terus didorong pemerintah akan menjadi fondasi penting untuk memperkuat konektivitas, menggerakkan ekonomi kerakyatan, membuka lebih banyak peluang usaha, dan menciptakan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat," ujar Riduan.

Hingga Februari 2026, penyaluran kredit infrastruktur Bank Mandiri tercatat mencapai Rp491,63 triliun. Angka ini tumbuh 30,8 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp375,85 triliun.

Capaian tersebut mengacu pada klasifikasi dalam Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015. Pertumbuhan ini sekaligus menunjukkan konsistensi Bank Mandiri dalam memperkuat kapabilitas pembiayaan di sektor strategis.

Penyaluran kredit telah menjangkau berbagai subsektor penting dalam pembangunan. Di antaranya meliputi transportasi, energi, kelistrikan, telematika, perumahan rakyat, hingga konstruksi.

Proyek yang dibiayai mencakup pembangunan jalan tol, pelabuhan, dan jaringan kereta api. Infrastruktur tersebut dinilai memberikan dampak nyata terhadap konektivitas serta aktivitas ekonomi nasional.

"Penyaluran pembiayaan ini menjadi bukti nyata sinergi sektor keuangan dengan sektor riil dalam menopang pembangunan nasional. Infrastruktur memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas, meningkatkan efisiensi ekonomi, dan mendorong tumbuhnya sektor-sektor produktif di berbagai wilayah," imbuhnya.

Secara rinci, subsektor transportasi menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp118,03 triliun. Angka ini tumbuh 18,45 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, subsektor konstruksi mencatat pertumbuhan tertinggi dengan lonjakan hingga 178,19 persen menjadi Rp85,84 triliun. Pertumbuhan ini menunjukkan meningkatnya aktivitas pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah.

Pembiayaan pada pembangunan jalan juga mengalami peningkatan sebesar 11,08 persen secara tahunan. Nilainya mencapai Rp54,84 triliun dan terus menunjukkan tren positif.

Di sisi lain, subsektor telematika turut mencatat pertumbuhan 12,61 persen. Hingga Februari 2026, pembiayaan pada sektor ini mencapai Rp44,34 triliun.

Ke depan, Bank Mandiri memandang prospek sektor infrastruktur masih sangat menjanjikan. Hal ini didorong oleh keberlanjutan Proyek Strategis Nasional yang menjadi motor pertumbuhan ekonomi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Sebut Perang Konyol, Trump ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.