Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dompet Dhuafa dan Audy Dental Gelar Bootcamp Social Media Specialist untuk 28 Peserta

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 17:30 WIB | Oleh:
Dompet Dhuafa dan Audy Dental Gelar Bootcamp Social Media Specialist untuk 28 Peserta Doc: Dompet Dhuafa
Ket. Institut Kemandirian Dompet Dhuafa bekerja sama dengan Audy Dental menggelar Social Media Bootcamp melalui pelatihan Social Media Specialist untuk meningkatkan keterampilan masyarakat di bidang digital. Program yang berlangsung pada 13 Oktober hingga 11 November 2026 ini diikuti 28 peserta.

JAKARTA - Institut Kemandirian Dompet Dhuafa bekerja sama dengan Audy Dental menggelar Social Media Bootcamp melalui pelatihan Social Media Specialist untuk meningkatkan keterampilan masyarakat di bidang digital. Program yang berlangsung pada 13 Oktober hingga 11 November 2026 ini diikuti 28 peserta dengan latar belakang pendidikan mulai dari sekolah menengah hingga sarjana.

Pelatihan tersebut dibuka pada Selasa (13/10/2026) di Aula Gedung Wardah, Kompleks Islamic Village, Kabupaten Tangerang, Banten. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan mengelola media sosial yang sesuai dengan kebutuhan industri, baik untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha mandiri.

Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) turut mengubah kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor. Kondisi tersebut mendorong pentingnya peningkatan keterampilan agar masyarakat memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan industri digital.

Dalam bidang pengelolaan media sosial, seorang Social Media Specialist tidak hanya dituntut mampu membuat konten menarik, tetapi juga memahami tujuan komunikasi dan karakteristik audiens. Kemampuan memilih platform yang tepat, menyusun strategi konten, serta mengevaluasi hasil kampanye menjadi bagian penting dari pekerjaan tersebut.

Melalui program ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai proses pengelolaan media sosial secara terstruktur, mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi. Keterampilan tersebut diharapkan dapat membantu peserta memahami kebutuhan komunikasi digital sekaligus menerapkannya dalam lingkungan kerja profesional.

Selama pelatihan, peserta mempelajari enam materi utama, yaitu Audience & Platform Analysis, Content Strategy & Planning, Content Creation Concept, Campaign Strategy, Performance Analysis, serta Pitch Deck & Presentation. Materi tersebut disusun untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai strategi pengelolaan media sosial dan pelaksanaan kampanye digital.

Pada materi analisis audiens dan platform, peserta mempelajari cara mengenali target pengguna serta menentukan media sosial yang sesuai dengan tujuan komunikasi. Sementara itu, materi strategi dan perencanaan konten membahas penyusunan ide, kalender konten, serta penyesuaian pesan dengan kebutuhan audiens.

Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai konsep pembuatan konten, termasuk perancangan visual dan penulisan caption yang mendukung pesan komunikasi. Selanjutnya, materi strategi kampanye digital membantu peserta memahami cara merancang kegiatan promosi agar lebih terarah dan sesuai dengan sasaran yang ditentukan.

Kemampuan mengevaluasi hasil konten turut menjadi bagian dari pelatihan melalui materi Performance Analysis. Dalam materi ini, peserta diarahkan untuk memahami penggunaan metrik yang tersedia guna menilai performa konten dan mengevaluasi efektivitas strategi yang telah dijalankan.

Selain aspek teknis, peserta mempelajari penyusunan pitch deck dan presentasi untuk menyampaikan gagasan serta strategi digital secara sistematis. Kemampuan tersebut dapat digunakan ketika menawarkan layanan kepada klien, mempresentasikan rencana kampanye, maupun menjelaskan hasil pekerjaan kepada perusahaan.

Manajer Diklat dan Operasional Institut Kemandirian Dompet Dhuafa, M. Imam Baihaqi, berharap pelatihan tersebut dapat membantu peserta memperoleh keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja. Program ini juga diharapkan membuka peluang bagi peserta untuk bekerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

"Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri sehingga dapat membuka peluang untuk bekerja maupun membangun usaha mandiri. Kami juga berharap program ini dapat berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran," ujar Imam.

Pelatihan vokasional menjadi salah satu upaya Institut Kemandirian untuk membantu masyarakat usia produktif meningkatkan kompetensi dan memperluas akses terhadap peluang ekonomi. Melalui pembekalan keterampilan praktis, peserta diharapkan memiliki bekal untuk bersaing di pasar kerja yang terus berkembang.

Kemampuan mengelola media sosial juga dapat dimanfaatkan untuk membuka berbagai peluang usaha. Peserta berpotensi menawarkan jasa pengelolaan akun bisnis, membantu menyusun strategi pemasaran digital, hingga mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam memperluas jangkauan pasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Rupiah Masih Rentan - 14 Oktober 2026
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.