Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalur Pendakian ke Gunung Kerinci dan Gunung Masurai Kembali Dibuka

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 15:46 WIB | Oleh:
Jalur Pendakian ke Gunung Kerinci dan Gunung Masurai Kembali Dibuka Doc: ANTARA/HO-Seksi SPTN Wilayah I BBTNKS
Ket. Kegiatan wisata pendakian Gunung Kerinci dan sejumlah gunung di kawasan TNKS kembali dibuka.

KERINCI, JAMBI -- Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) resmi membuka kembali kegiatan wisata pendakian di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) mulai pertengahan Oktober 2026, setelah sempat ditutup sementara sejak awal September lalu.   

​Pembukaan kembali ini menindaklanjuti Memorandum Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Nomor: M.123/KSDAE/PJL/KSA.04.01/B/10/2026 tertanggal 13 Oktober 2026. 

"Agar semua pendaki untuk menjaga kawasan Gunung Kerinci, Danau Gunung Tujuh, dan Masurai dari bahaya kebakaran hutan dan tidak menyalakan api sehingga dapat terjadi kebakaran hutan yang menimbulkan bencana asap," kata Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I BBTNKS David di Kerinci, Rabu. 

Ia menjelaskan, wisata pendakian di kawasan TNKS yang sempat ditutup sementara sejak 1 September 2026, kini resmi dibuka kembali secara normal seperti yang tertulis dalam Surat Pengumuman Nomor: PG.08/T.1/BTK/KSA.04.02/B/10/2026 yang diterbitkan BBTNKS.  

​Keputusan tersebut diambil setelah BBTNKS bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kawasan Gunung Kerinci, pemerintah daerah, forum relawan (volunteer) Gunung Kerinci, serta pemangku kepentingan terkait melakukan pemantauan bersama. 

David menambahkan, berdasarkan hasil pemantauan menyeluruh terhadap kondisi cuaca, visual Gunung Kerinci, serta potensi risiko kebakaran menunjukkan tidak ditemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lokasi pendakian kawasan TNKS.

Selain, aspek dampak perekonomian bagi masyarakat sekitar turut menjadi pertimbangan penting dibukanya kembali akses wisata alam ini.

​Dalam surat pengumuman tersebut, pihak pengelola imbau agar seluruh pendaki dan penggiat wisata mematuhi standar operasional prosedur (SOP) serta rekomendasi yang berlaku. Pengunjung dilarang keras melakukan aktivitas apa pun yang dapat memicu terjadinya karhutla.

Untuk tata cara pendaftaran, pemesanan tiket pendakian Gunung Kerinci, Danau Gunung Tujuh, dan Gunung Masurai kini dilakukan sepenuhnya secara dalam jaringan (daring/online).

Pengguna perangkat Android dapat memesan melalui aplikasi Ayo Ke Taman Nasional, sedangkan pengguna iOS dapat mengakses laman resmi [https://ayoketamannasional.kehutanan.go.id/id](https://ayoketamannasional.kehutanan.go.id/id).

​Setiap pendaki diwajibkan menjalani alur verifikasi di lokasi, mulai dari pemindaian tiket masuk (scan ticket in), pemeriksaan kelengkapan administrasi, pembekalan keselamatan (safety briefing), hingga pemindaian tiket keluar (scan ticket out) di masing-masing pintu masuk pendakian.

​Sementara itu, bagi para penyedia jasa perjalanan wisata, pemandu (interpreter), dan pelaku usaha wisata di kawasan TNKS diwajibkan mengurus izin resmi penyediaan jasa melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Informasi rinci terkait SOP dan petunjuk teknis lainnya dapat diakses melalui portal resmi [https://tnkerinciseblat.ksdae.kehutanan.go.id](https://tnkerinciseblat.ksdae.kehutanan.go.id).

​BBTNKS menegaskan akan terus berkoordinasi, melakukan evaluasi secara berkala, dan mengambil kebijakan lanjutan dengan tetap memantau perkembangan titik panas (hotspot) serta aktivitas vulkanis Gunung Kerinci.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Inggris Tolak Tekanan Uni E...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.