Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenkes Sebut Ratusan Ribu Kasus TB Belum Terungkap

📅 Senin, 06 Apr 2026, 15:45 WIB | Oleh:
Wamenkes Sebut Ratusan Ribu Kasus TB Belum Terungkap Doc: RRI/Aditya Prabowo
Ket. Wamenkes Benjamin Paulus (kedua dari kiri)

JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus mengatakan, kasus Tuberkulosis (TB) di Indonesia masih tinggi dan menjadi tantangan besar eliminasi. Ia mengatakan, jumlah kasus diperkirakan lebih dari satu juta, namun tidak semuanya berhasil ditemukan serta diobati.

“Diperkirakan ada sekitar 1.090.000 kasus TB di Indonesia. Tetapi yang berhasil diobati tahun lalu sekitar 867.000 kasus,” kata Benjamin Paulus saat konferensi pers Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia di Jakarta, Senin (6/4).

Menurut dia, masih ada ratusan ribu kasus yang belum terdeteksi sehingga berpotensi terus menularkan penyakit di masyarakat. Benjamin menjelaskan, kondisi tersebut mirip dengan situasi pandemi Covid-19 di masa lalu, ketika virus masih terus menyebar selama sumber penularannya belum hilang.

“Artinya masih ada hampir 300.000 kasus yang belum ditemukan. Selama kasus TB masih ada, maka penularan juga masih terus terjadi. Seperti dulu Covid, selama kumannya masih ada tentu masih menular,” ucap Benjamin.

Ia menegaskan, pemberantasan Tuberkulosis menjadi prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, pemerintah juga mendorong pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk pembangunan rumah sakit di daerah.

“Dalam delapan program hasil terbaik cepat pemerintah, dua di antaranya berada di bidang kesehatan, salah satunya pemberantasan tuberkulosis. Saat ini masih terdapat 66 kabupaten/kota yang belum memiliki rumah sakit tipe C dengan layanan kesehatan dasar lengkap,” ucap Benjamin.

Sebelumnya, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Wiyagus menegaskan penanggulangan TB membutuhkan dukungan berbagai pihak. Hal ini juga termasuk peran media dan pemerintah daerah.

“Komitmen pemerintah dalam penanggulangan tuberkulosis menuju 2030 sudah ditegaskan sejak 2021. Kemudian diperkuat kembali oleh Bapak Presiden mulai 2025,” kata Wiyagus. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Olahraga
Swiatek Kembali Bertemu Ryb...

Antisipasi Libur Mauludan Daop 2Bandung Sediakan 60.000 Tiket

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Antisipasi Libur Mauludan D...
Olahraga
Verstappen Berpeluang Tutup...
Megapolitan
UMKM Bisa Manfaatkan Geraka...
Daerah
Daerah-daerah Darurat Karhu...
Selamatkan Anak Didik dari Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Pontianak Diminta Belajar secara Daring

Selamatkan Anak Didik dari Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Pontianak Diminta Belajar secara Daring

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.