Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Tegaskan Larangan AI untuk Bukti Laporan JAKI: Jangan Tipu Warga Jakarta!

📅 Senin, 06 Apr 2026, 15:15 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Tegaskan Larangan AI untuk Bukti Laporan JAKI: Jangan Tipu Warga Jakarta! Doc: JAKI
Ket. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat merespons temuan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam bukti tindak lanjut pengaduan masyarakat yang sempat viral di media sosial. Langkah korektif langsung disiapkan untuk menjaga integritas layanan publik.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat merespons temuan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam bukti tindak lanjut pengaduan masyarakat yang sempat viral di media sosial. Langkah korektif langsung disiapkan untuk menjaga integritas layanan publik.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Biro Pemerintahan sebagai validator akhir dalam proses verifikasi pengaduan masyarakat. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan seluruh bukti tindak lanjut benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Biro Pemerintahan mengakui adanya kekeliruan dalam proses validasi," ujarnya.

Sepanjang Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 62.571 aduan masyarakat masuk melalui berbagai kanal, termasuk aplikasi JAKI dan sistem Cepat Respon Masyarakat (CRM). Rata-rata lebih dari 20 ribu laporan diterima setiap bulan, yang kemudian ditindaklanjuti oleh OPD dan BUMD.

"Dengan jumlah pengaduan yang sangat besar, kami akan membantu mengidentifikasi potensi penggunaan AI dalam bukti tindak lanjut," katanya.

Sebagai langkah tegas, Pemprov DKI Jakarta akan memberikan teguran tertulis kepada pihak yang terindikasi melakukan pelanggaran. Salah satunya ditujukan kepada Kelurahan Kalisari yang diduga memalsukan bukti tindak lanjut pengaduan.

"Langkah ini penting untuk menjaga kepercayaan publik," tegasnya.

Selain itu, pengaduan terkait akan diinput ulang dan dialihkan kepada instansi terkait, dalam hal ini Dinas Perhubungan sebagai pengampu urusan perparkiran. Tujuannya agar penanganan tetap berjalan sesuai prosedur yang benar.

"Setiap laporan harus ditindaklanjuti secara nyata, bukan sekadar formalitas," ujarnya.

Pemprov DKI juga akan menerbitkan Surat Edaran Sekretaris Daerah yang secara tegas melarang penggunaan AI dalam penyampaian bukti tindak lanjut. Aturan ini akan menjadi pengingat bagi seluruh OPD dan BUMD agar bekerja sesuai standar operasional.

"Larangan ini untuk memastikan tidak ada lagi praktik serupa di kemudian hari," jelasnya.

Tak hanya itu, arahan khusus juga akan disampaikan dalam forum Townhall Meeting guna memperkuat pemahaman terkait penanganan pengaduan. Pemprov juga menggandeng Inspektorat untuk menyiapkan skema sanksi bagi pelanggaran serupa.

"Sanksi akan dirancang agar memberikan efek jera," kata dia.

Ia menegaskan, setiap laporan masyarakat adalah bagian penting dalam menjaga kualitas layanan publik. Karena itu, integritas dalam proses tindak lanjut tidak bisa ditawar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.