Dudung Abdurachman: Secara Pribadi, Saya Tidak Lagi Miliki Persoalan dengan Rizieg
📅 Selasa, 05 Mei 2026, 14:37 WIB | Oleh: SriyonoJAKARTA - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menegaskan hingga saat ini dirinya secara pribadi tidak lagi memiliki persoalan dengan Habib Rizieq Shihab.
"Karena itu, sekarang ramai seakan-akan bahwa saya jadi KSP, kemudian akhirnya narasi dari Bapak Presiden itu muncul. Ya, itu bukan, bukan dari saya," ujar Dudung di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5).
Sebelumnya, Rizieq melalui kanal YouTube Islamic Brotherhood Television menyinggung pidato Presiden Prabowo Subianto soal warga negara Indonesia (WNI) yang menyebut Indonesia Gelap untuk kabur ke Yaman saja.
Rizieq menyebut bahwa ucapan Presiden telah dipengaruhi oleh seseorang yang dia sebut sebagai "Jenderal Baliho". Julukan ini diduga diarahkan kepada Dudung Abdurachman karena pernah menertibkan atribut FPI.
Dudung menjelaskan, polemik penurunan baliho beberapa tahun lalu dilakukan dalam konteks penegakan aturan setelah organisasi Front Pembela Islam (FPI) dibekukan pemerintah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Dudung, langkah tersebut saat itu diambil karena adanya narasi yang berpotensi mengganggu persatuan nasional, termasuk ajakan yang dianggap memicu provokasi di tengah masyarakat.
Ia juga menepis anggapan bahwa posisinya sebagai Kepala KSP berkaitan dengan munculnya berbagai narasi politik yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dudung menegaskan dirinya tidak berada di balik isu-isu tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan itu, Dudung mengajak seluruh tokoh bangsa, termasuk Rizieq, untuk bersama-sama menjaga suasana kondusif di tengah situasi global yang penuh tantangan ekonomi dan politik.
Menurutnya, seorang ulama seharusnya menghadirkan kesejukan, menjaga tutur kata, serta tidak memprovokasi masyarakat.
"Marilah kita bangun bangsa ini dengan keteduhan, tidak saling memfitnah, tidak saling mencurigai," katanya.
Dudung menilai stabilitas nasional saat ini perlu dijaga bersama, terutama ketika Indonesia dan negara lain menghadapi dampak situasi global.
Nilai Pancasila
Ia menyampaikan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo terus berupaya menjaga kondisi nasional tetap stabil.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!