Kadin Soroti Dampak Perang Iran-AS, Aktivitas Ekonomi di Timur Tengah Terganggu
📅 Minggu, 05 Apr 2026, 18:45 WIB | Oleh: Tim Penulis"Jadi sebenarnya kondisi ini disebabkan kondisi-kondisi peperangan yang tidak jelas begitu," kata Bawazeer.
Sebagai informasi, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebut eskalasi antara Amerika Serikat dan Iran dinilai berpotensi menekan sejumlah sektor perdagangan Indonesia, terutama yang berkaitan langsung dengan energi dan biaya logistik.
Budi menyebut dampak terbesar akan terasa apabila terjadi gangguan distribusi minyak global, termasuk kemungkinan penutupan Selat Hormuz. Menurutnya, sektor energi akan menjadi yang paling awal terdampak.
Ia mengatakan sektor manufaktur menjadi salah satu yang paling rentan. Indonesia pengolahan yang bergantung pada energi untuk proses produksi akan menghadapi kenaikan biaya operasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, ongkos produksi yang meningkat dinilai berisiko menekan margin usaha atau mendorong kenaikan harga barang. Kondisi ini berpotensi menurunkan daya saing produk Indonesia di pasar global.
Lebih lanjut, sektor ekspor akan menghadapi tekanan ganda, yakni kenaikan biaya produksi dan pelemahan permintaan global akibat ketidakpastian ekonomi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!