Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

2026 Sudah Setengah Jalan, Saatnya Cek Ulang Strategi Keuangan

📅 Sabtu, 09 Mei 2026, 23:03 WIB | Oleh:
2026 Sudah Setengah Jalan, Saatnya Cek Ulang Strategi Keuangan Doc: MayNank
Ket. Ilustrasi mengatur keuangan. Maybank Indonesia mengingatkan pentingnya evaluasi strategi keuangan di pertengahan 2026. Simak lima langkah penting untuk menjaga cash flow, dana darurat, dan target finansial tetap on track.

JAKARTA — Memasuki pertengahan tahun 2026, masyarakat diingatkan untuk mulai mengevaluasi strategi keuangan agar target finansial yang telah disusun sejak awal tahun tetap berada di jalur yang tepat.

Di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah, pengeluaran kerap meningkat tanpa disadari akibat kebutuhan mendesak, perubahan prioritas, maupun kebiasaan konsumtif yang perlahan membesar.

Jika tidak segera dievaluasi, kondisi tersebut berpotensi menghambat pencapaian berbagai target keuangan hingga akhir tahun, mulai dari menabung, investasi, hingga rencana pembelian besar.

Head of Wealth Management Maybank Indonesia, Aliang Sumitro, mengatakan memasuki kuartal kedua, kebutuhan untuk menata ulang strategi keuangan menjadi semakin relevan.

“Dalam kondisi yang dinamis, likuiditas bukan hanya soal ketersediaan dana, tetapi fondasi untuk menjaga stabilitas sekaligus membuka ruang pertumbuhan aset,” ujar Aliang dalam keterangannya, Jumat (8/5).

Ia menilai evaluasi finansial di pertengahan tahun menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi keuangan tetap sehat dan selaras dengan target yang telah ditetapkan.

Berikut lima aspek yang dinilai perlu diperiksa untuk menjaga kesehatan finansial pada semester pertama 2026.

1. Meninjau Kembali Arus Kas Bulanan

Masyarakat perlu memastikan keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran.

Melalui evaluasi arus kas, biasanya akan terlihat pos pengeluaran yang meningkat tanpa disadari dan berpotensi mengganggu kestabilan keuangan.

2. Memastikan Dana Likuid Tetap Aman

Dana darurat idealnya tetap tersedia setara tiga hingga enam bulan pengeluaran rutin.

Ketersediaan dana likuid menjadi bantalan penting untuk menghadapi kebutuhan tak terduga tanpa harus mengganggu alokasi investasi atau tabungan jangka panjang.

3. Mengidentifikasi Pengeluaran yang Mulai Bocor

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.