Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Eddy Soeparno: Krisis Energi Dunia Momentum Perkuat Ketahanan Energi Nasional

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 17:02 WIB | Oleh:
Eddy Soeparno: Krisis Energi Dunia Momentum Perkuat Ketahanan Energi Nasional Doc: antara foto
Ket. Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menyampaikan apresiasinya atas keputusan pemerintah untuk mempertahankan harga BBM, baik yang bersubsidi maupun non-subsidi. Menurutnya, dalam kondisi yang sarat dengan ketidakpastian akibat perang di Timur Tengah, stabilitas harga BBM tentu disambut dengan rasa lega oleh masyarakat. Kondisi krisis energi di dunia ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

“Dampak psikologis dari keputusan pemerintah untuk mempertahankan harga BBM secara keseluruhan sangat positif. Pertama, keputusan ini menihilkan berbagai rumor yang beredar di media sosial beberapa hari ini yang meresahkan masyarakat, sehingga di sejumlah SPBU terjadi antrean untuk mengisi BBM. Kedua, Presiden Prabowo berupaya keras dan berhasil mencari jalan keluar agar gejolak fluktuasi harga minyak mentah tidak melemahkan daya beli masyarakat, khususnya konsumen BBM,” katanya di Jakarta.

Namun ke depannya, Eddy menitipkan pesan agar pemerintah selalu sigap dan waspada menjaga pasokan BBM, mengingat seluruh produk migas saat ini ibarat komoditas langka yang diperebutkan banyak pihak.

“Negara-negara pengimpor BBM dalam jumlah besar dan bergantung pada pasokan dari Timur Tengah seperti Cina, India, Jepang, dan Korea Selatan, tentu akan mencari substitusi dari pasokan migasnya ke negara-negara lain,” jelasnya.

“Apalagi India, Jepang, dan Korea sangat menggantungkan kebutuhan energinya dari jalur impor, bahkan di atas 70%. Akibatnya, Indonesia akan ‘saling sikut’ dengan negara lain untuk mengamankan pasokan energinya masing-masing,” sambungnya.

Waketum PAN ini menjelaskan, situasi di saat Covid-19 menjadi contoh di mana vaksin merupakan barang yang paling dibutuhkan seluruh negara di dunia, di saat jumlah produksinya terbatas.

Akibatnya, banyak negara yang bersedia membelinya dengan harga yang sangat mahal demi menyelamatkan warganya yang terpapar virus Corona. Bahkan, ketika itu ada saat ketika vaksin tidak diperjualbelikan, meskipun pihak pembeli bersedia membayar di muka.

“Cerita yang sama bisa saja terulang untuk BBM, karena seluruh negara di dunia berupaya keras menghindari krisis energi yang dapat mematikan roda perekonomian dan menimbulkan keresahan social. Oleh karenanya, saya berharap kita memiliki pasokan BBM impor yang dapat diandalkan, mengingat ‘reliability of supply’ saat ini lebih penting dari ‘availability of supply’,” lanjut Doktor Ilmu Politik UI ini.

“Krisis energi yang melanda dunia saat ini juga merupakan momentum yang tepat bagi Indonesia untuk menguatkan ketahanan energinya melalui transisi energi, konservasi energi, elektrifikasi, dan de-dieselisasi pembangkit listrik. Selain mereduksi ketergantungan kita pada energi yang diimpor, Indonesia juga akan mengoptimalkan potensi energi bersih dan terbarukan yang kita miliki secara melimpah di dalam negeri,” tutup Anggota Komisi XII DPR RI ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.