Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berkat Program MBG Penghasilan Petani Sayuran di Lereng Merapi Melonjak

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 14:50 WIB | Oleh:
Berkat Program MBG Penghasilan Petani Sayuran di Lereng Merapi Melonjak Doc: Istimewa

BOYOLALI - Di lereng Gunung Merapi tepatnya di Kecamatan Selo, Boyolali, kehidupan petani perlahan berubah. Salah satu yang merasakan dampaknya adalah Yusron Soleh, 30 tahun, petani muda asal Dusun Pasah, Desa Senden.

Sejak kecil, Yusron telah akrab dengan dunia pertanian. Ia mengikuti jejak keluarganya yang lebih dulu menggantungkan hidup dari tanah. Setiap hari, Yusron mengelola lahan yang ditanami berbagai jenis sayuran. Tomat menjadi komoditas utama, namun ia juga menanam brokoli, selada, sawi sendok, hingga pakcoy.

Hasil panennya biasa ia jual ke Pasar Cepogo, pasar tradisional yang menjadi tumpuan banyak petani di wilayah tersebut.

Namun, dalam beberapa waktu terakhir, Yusron merasakan perubahan signifikan. Program MBG yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto disebutnya membawa dampak langsung terhadap peningkatan penjualan hasil pertanian.

“Iya, berpengaruh. Untuk penjualannya sangat tinggi sekarang,” ujar Yusron saat ditemui di lahan pertaniannya, Sabtu (4/4).

Menurut dia, permintaan sayuran meningkat, terutama untuk kebutuhan dapur SPPG. Ia kini lebih sering memasok pakcoy dan selada yang permintaannya terus naik.

Kondisi ini berdampak pada harga jual yang lebih baik dibanding sebelumnya. “Iya, harganya bagus. Ekonominya bisa naik,” ucap dia singkat.

Peningkatan tersebut bukan hanya dirasakan pada volume penjualan, tetapi juga pada stabilitas pendapatan. Yusron mengaku hasil yang ia dapatkan kini lebih mampu memenuhi kebutuhan keluarga kecilnya.

“Sekarang ada peningkatan. Bisa untuk mencukupi keluarga, dan nabung sedikit-sedikit,” ujardia.

Sebagai ayah dari satu anak, Yusron melihat perubahan ini sebagai harapan baru bagi masa depan keluarganya. Ia pun berharap program tersebut tidak berhenti di tengah jalan.

“Harapannya ke depan bisa berlanjut terus,” kata Yusron dengan raut wajahnya tampak sumringah saat menceritakan perubahan yang ia alami.

Baginya, perhatian terhadap sektor pertanian adalah kunci untuk meningkatkan kesejahteraan petani desa. Di akhir perbincangan, Yusron menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Terima kasih Pak Prabowo. Semoga program ini terus berlanjut dan membawa manfaat lebih luas,” tutur dia.

Kisah Yusron menjadi gambaran kecil bagaimana kebijakan dapat langsung menyentuh kehidupan petani. Dari ladang sederhana di Selo, harapan itu kini mulai tumbuh bersama setiap panen yang semakin menjanjikan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Lorong Bendera Merah Putih di Tasikmalaya

9 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Lorong Bendera Merah Putih ...

Pelatihan pembuatan roti dan kue di Jakarta

14 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pelatihan pembuatan roti da...
Daerah
Gunung Lewotobi Laki-Laki A...
Rona
Pemusatan latihan Gita Baha...

Kejuaraan Seluncur Es Terbuka Asia 2026

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Olahraga
Kejuaraan Seluncur Es Terbu...

Realisasi PNBP Sumatera Selatan

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Realisasi PNBP Sumatera Sel...

Optimalisasi pengelolaan sampah TPS 3R

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Optimalisasi pengelolaan sa...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.