Lima Jurus Dipercepat, Mentan Siaga Hadapi Ancaman Kekeringan El Nino
📅 Jumat, 03 Apr 2026, 20:40 WIB | Oleh: Tim Penulis”Kita manfaatkan masih ada musim hujan khususnya Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat. Tolong dilakukan percepatan daerah-daerah yang masih ada hujan," ucap Amran.
"Kemudian oplah lahan rawa dipercepat, cetak sawah yang sudah dibangun segera tanam, pompanisasi dan irpom digerakkan,” tambah Amran.
Ia menegaskan agar berbagai langkah tersebut diimplementasikan secara konkret di lapangan melalui percepatan tanam di wilayah yang masih memiliki ketersediaan air, optimalisasi lahan dan cetak sawah, serta penguatan pompanisasi dan irpom di berbagai daerah.
Untuk mendukung percepatan tersebut, Mentan juga meminta pemerintah daerah untuk segera mengusulkan kebutuhan agar dapat dilakukan penyesuaian anggaran secara cepat.
Sebaiknya Anda baca juga:
”Bahkan daerah seluruh Indonesia yang masih butuh irpom segera usulkan sekarang via online. Kepala Dinas usulkan cepat agar kita bisa geser anggaran. Yang butuh pompa tolong pantau,” terangnya.
Amran menegaskan pula keberhasilan upaya ini sangat ditentukan oleh kecepatan gerak di lapangan, terutama pada periode kritis April hingga Juni 2026 yang menjadi penentu stabilitas produksi di tengah tantangan iklim.
“Yang menentukan April-Juni. Kalau target lolos, insya Allah swasembada pangan ini berkelanjutan. Yang jadi critical point April, Mei, Juni,” tutur Mentan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia optimistis, melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah, dukungan TNI, peran aktif penyuluh, serta kerja keras petani di lapangan, swasembada pangan dapat dijaga keberlanjutannya secara konsisten.
Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, menjaga stabilitas produksi di tengah tantangan iklim, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
"Saya percaya swasembada tercapai karena kalian semua. Ini kerja keras kita semua. Ini kebanggaan di saat krisis kondisi ekonomi dunia, pertanian tampil untuk mitigasi risiko, menstabilkan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani,” ucap Mentan.
Di tengah potensi ancaman tersebut pula, pemerintah terus memperkuat langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan pangan nasional, termasuk melalui penguatan stok dan percepatan produksi di berbagai wilayah.
“Sekarang ini capaian kita, stok (beras) kita hari ini 4,4 juta ton, insya Allah bulan ini bisa mencapai 5 juta ton. Ini berkat kerja keras kita semua,” kata Mentan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!