Banjir Grobogan Mengganggu Perjalanan Kereta Api
📅 Jumat, 03 Apr 2026, 06:46 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaGROBOGAN – Banjir bandang yang melanda kawasan Kabupaten Grobogan Jateng mengganggu perjalanan kereta api. PT KAI Daerah Operasi 4 Semarang menyebutkan perjalanan sejumlah kereta api yang melintas jalur Utara terganggu akibat banjir yang merendam sebagian jalur rel antara Stasiun Karangjati - Gubug di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, sejak Jumat dini hari.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan banjir menggenangi satu dari dua jalur rel di antara dua stasiun tersebut dengan ketinggian mencapai 25 cm.
Akibatnya, lanjut dia, perjalanan KA harus bergantian dengan menggunakan jalur yang tidak tergenang. "Genangan setinggi 25 cm di jalur hilir KM 32+7/8. Pemberlakuan lewat satu jalur mulai pukul 01.45 WIB karena jalur lain dinyatakan tidak dapat dilewati," katanya.
Ia mengatakan setidaknya perjalanan delapan KA terganggu akibat rekayasa operasional tersebut. Sejumlah KA yang terganggu perjalanannya antara lain KA Kertajaya dan Darmawangsa tujuan Jakarta, serta KA Gumarang, Jayabaya, Harina dan Argo Anjasmoro tujuan Surabaya.
"Perjalanan KA terganggu antara 10 hingga 15 menit karena harus bergantian melintas," katanya. Ia menuturkan berbagai langkah pengamanan operasional dilakukan guna memastikan keselamatan perjalanan KA.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, pemantauan intensif di lokasi dilakukan untuk memastikan kondisi jalur kembali aman dan perjalanan kereta api dapat berjalan normal.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Grobogan sejak Kamis (2/4) sore hingga Jumat dini hari mengakibatkan banjir di sejumlah lokasi di daerah tersebut.
Usulan Utama Pemkot Jakarta Utara
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara mengusulkan penanganan banjir, baik akibat hujan deras maupun banjir pesisir (rob) menjadi prioritas ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pemprov DKI Jakarta tahun 2027.
“Kami mengusulkan tujuh usulan pembangunan dalam rangka penyusunan RKPD 2027, termasuk lanjutan normalisasi Kali Cakung hingga pengerukan Kali Angke,” kata Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat di Jakarta, Kamis.
Tujuh usulan prioritas pembangunan kota itu telah dituangkan ke dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026.
Hendra mengatakan, tujuh usulan prioritas pembangunan itu, yakni lanjutan normalisasi Kali Cakung Lama, pengerukan Kali Angke, Pembangunan underpass perempatan Pos 3 Kebon Baru Jalan Tanah Merdeka Cilincing termasuk penataan Simpang Lima Semper dan penataan Jalan RE Martadinata.
Kemudian, pembangunan Puskesmas di Kecamatan Pademganan dan Puskesmas Pembantu di Kelurahan Semper Timur, revitalisasi Tempat Penampungan Sementara (TPS), penambahan armada pengangkut sampah dan lumpur, dan Pembangunan SMA Negeri di Kelurahan Ancol.
“Ketujuh usulan itu kami masukkan ke dalam usulan Musrenbang Tingkat Provinsi DKI Jakarta. Nanti di sana akan dibahas kembali,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!