Antonelli Torehkan Sejarah Usai Lanjutkan Dominasi
📅 Senin, 30 Mar 2026, 06:51 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraSUZUKA - Pembalap muda tim Mercedes, Kimi Antonelli, menorehkan sejarah usai menjuarai Grand Prix Jepang, Minggu (29/3). Kemenangan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi pembalap Italia berusia 19 tahun itu, sekaligus mengantarkannya sebagai pemimpin klasemen termuda dalam sejarah Formula 1.
Balapan di Sirkuit Suzuka Circuit berlangsung dramatis. Antonelli memanfaatkan momen safety car di pertengahan lomba untuk merebut posisi terdepan, setelah sebelumnya mengalami start buruk meski memulai dari pole position. Dia akhirnya menyentuh garis finis dengan keunggulan 13,722 detik atas pembalap McLaren, Oscar Piastri, sementara Charles Leclerc dari Ferrari melengkapi podium di posisi ketiga, terpaut 1,548 detik.
Dengan penuh kegembiraan, Antonelli berteriak melalui radio timnya, menyebut performa mobilnya luar biasa. Dia kini mengoleksi 72 poin dan memimpin klasemen dengan keunggulan sembilan angka setelah tiga seri, melanjutkan tren positif sejak kemenangan perdananya di Tiongkok dua pekan lalu.
“Masih terlalu dini membicarakan gelar juara, tapi kami berada di jalur yang tepat,” ujar Antonelli. “Saya tidak tahu bagaimana hasilnya tanpa safety car, tetapi itu jelas membuat segalanya lebih mudah,” tambahnya. Rekan setimnya di Mercedes, George Russell, harus puas finis keempat dan turun ke posisi kedua klasemen dengan 63 poin. Leclerc berada di peringkat ketiga dengan 49 poin.
Russell sempat bersaing ketat dengan Piastri dalam perebutan posisi terdepan pada paruh pertama balapan. Namun, strategi pit stop yang dilakukan tepat sebelum safety car keluar membuatnya kehilangan peluang meraih kemenangan. Bagi Piastri, posisi kedua ini menjadi pencapaian penting dalam balapan perdananya musim ini. Dia sebelumnya gagal tampil di Tiongkok akibat masalah teknis, setelah mengalami kecelakaan saat menuju grid di Australia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Piastri sebenarnya memimpin jalannya lomba hingga pertengahan balapan sebelum momentum berubah. “Akan sangat menarik melihat apa yang terjadi tanpa safety car,” ujarnya. “Meski begitu, finis kedua dan merasa kecewa justru menunjukkan kami berada di posisi yang cukup baik,” tambahnya.
Di belakang mereka, juara dunia dari tim McLaren, Lando Norris finis kelima, diikuti Lewis Hamilton dari Ferrari dan pembalap Alpine, Pierre Gasly. Sementara itu, juara dunia empat kali Max Verstappen harus puas di posisi kedelapan setelah memulai balapan dari grid ke-11, mengakhiri dominasinya di Jepang dalam empat musim terakhir.
Balapan sempat dihentikan sementara setelah insiden yang melibatkan pembalap Haas, Ollie Bearman. Dia keluar dari mobil dengan bantuan marshal dan dilaporkan mengalami memar pada lutut kanan, meski hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya patah tulang. Formula 1 kini memasuki jeda panjang sebelum seri berikutnya di Miami pada tanggal 3 Mei mendatang. Dua balapan di Bahrain dan Arab Saudi yang semula dijadwalkan pada bulan April resmi dibatalkan akibat konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!