Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meriah! Bandung Kota Angklung Festival 2026 Diikuti 500 Musisi

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 10:04 WIB | Oleh:
Meriah! Bandung Kota Angklung Festival 2026 Diikuti 500 Musisi Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah musisi saat meramaikan Bandung Kota Angklung Festival di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (6/6/2026).

BANDUNG - Sebanyak 500 musisi memeriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026 yang menjadi ruang kolaborasi budaya sebagai Kota Angklung sekaligus melestarikan warisan budaya dunia yang telah diakui UNESCO di Balai Kota Bandung, Jawa Barat.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain mengatakan angklung bukan sekadar alat musik tradisional, melainkan simbol kebersamaan yang mengandung nilai gotong royong, toleransi, dan harmoni.

“Hari ini kita menunjukkan kepada Indonesia bahkan dunia bahwa Bandung bukan hanya kota kreatif, kota pendidikan, atau kota wisata. Bandung adalah kota yang menjaga akar budayanya dengan penuh cinta dan tanggung jawab,” kata Iskandar di Bandung, Sabtu.

Menurut dia, filosofi angklung mengajarkan bahwa perbedaan dapat menjadi kekuatan ketika dipadukan dalam kebersamaan.

Oleh karena itu, kata dia, pelestarian angklung tidak cukup hanya dengan menjaganya tetap ada, tetapi juga memastikan warisan budaya tersebut terus hidup, dimainkan, dipelajari, dicintai, dan relevan bagi generasi muda.

“Angklung mengajarkan gotong royong, kebersamaan, dan toleransi. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan dipersatukan menjadi sebuah kekuatan,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Adi Junjunan Mustafa menjelaskan Bandung Kota Angklung Festival 2026 ini memasuki tahun kelima sejak dideklarasikan.

Menurut dia, festival tahun ini didahului rangkaian Road to Bandung Kota Angklung Festival yang berlangsung sepanjang Mei 2026 di lima pusat perbelanjaan, yakni Bandung Indah Plaza, Cihampelas Walk, The Botanica Mall Bandung, Summarecon Mall Bandung, dan Festival Citylink.

“Sebanyak 57 grup angklung berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut dengan jumlah pengunjung mencapai sekitar 1.000 orang,” katanya.

Adi menuturkan Bandung Kota Angklung Festival bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan gerakan bersama untuk menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat identitas Kota Bandung.

“Sebagai warisan budaya dunia yang telah diakui UNESCO, angklung bukan hanya alat musik tradisional, tetapi juga representasi nilai gotong royong, toleransi, dan kebersamaan. Semangat pelestarian angklung sebagai identitas Kota Bandung harus terus kita jaga dan kembangkan bersama,” katanya.

Ia berharap posisi Bandung sebagai Kota Angklung semakin kuat melalui berbagai bentuk pengakuan dan kolaborasi yang melibatkan pemerintah, komunitas, dunia pendidikan, hingga masyarakat luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Nasional
Seniman Prancis Gelar Pelat...
Luar Negeri
Ribuan Orang Berunjuk Rasa ...
Luar Negeri
Korut Luncurkan Sejumlah Mi...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.