Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kodam Merdeka dan Bulog Bersinergi Dukung Ketahanan Pangan di Sulut dan Gorontalo

📅 Minggu, 29 Mar 2026, 11:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kodam Merdeka dan Bulog Bersinergi Dukung Ketahanan Pangan di Sulut dan Gorontalo Doc: ANTARA
Ket. Pangdam XIII/Merdeka, Letjen Mirza Agus mengatakan pihaknya akan mendukung program mencetak sawah baru di wilayah kerjanya. Direncanakan pada tahun ini ada sekitar 100 hektare yang diprogramkan.

MANADO – Kodam XIII/Merdeka bersama Perum Bulog membangun sinergi mendukung program ketahanan pangan di Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo. 

"Kami menyambut baik kunjungan silaturahmi pihak Bulog dalam menjaga stabilitas ekonomi di masyarakat," kata Panglima Kodam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, di Manado, Sabtu (28/3).

Pangdam mengatakan pihaknya mendapatkan kunjungan dari Wakil Direktur Utama (Wadirut) Perum Bulog Mayjen TNI (Purn) Marga Taufiq pekan lalu. 

Pertemuan tersebut membahas peran strategis Kodam XIII/Merdeka dan PT Bulog dalam menjaga ketersediaan bahan pokok, terutama beras serta menjaga kestabilan harga di pasaran. 

Kunjungan tersebut selain bertujuan sebagai sarana silaturahmi dalam masa kehangatan lebaran, tetapi untuk mempererat hubungan kerja sama dan komunikasi antara Kodam XIII/Merdeka, 

“Kunjungan silaturahmi ini menegaskan komitmen bersama antara Kodam XIII/Merdeka dan Bulog dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan nasional di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo” ujar Pangdam XIII/Merdeka. 

Wadirut Bulog pada pertemuan tersebut mengapresiasi atas dukungan dan sinergi yang telah terbangun dengan jajaran Kodam XIII/Merdeka selama ini. 

Menurut dia, kehadiran TNI memberikan jaminan dalam pelaksanaan operasional Bulog di lapangan, sehingga program pemerintah di bidang pangan dapat berjalan efektif. 

Pertemuan pun membahas tentang potensi penguatan sinergi di masa depan, termasuk peningkatan koordinasi dalam pelaksanaan operasi pasar bersama, monitoring distribusi, serta dukungan kepada kelompok tani dan masyarakat penerima manfaat program pangan nasional. 

Pangdam mengatakan jajarannya sementara mencari lokasi yang tepat untuk mendukung program mencetak sawah baru.

"Direncanakan ada sekitar 100 hektare untuk program mencetak sawah baru," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (2)

ShianneShanks tuhg
ShianneShanks tuhg
29 Mar 2026, 11:55 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
ShianneShanks tuhg
ShianneShanks tuhg
29 Mar 2026, 11:55 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.