Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasar saham Asia Anjlok di Tengah Ancaman Penghancuran Infrastruktur Energi di Timur Tengah

📅 Senin, 23 Mar 2026, 16:25 WIB | Oleh:
Pasar saham Asia Anjlok di Tengah Ancaman Penghancuran Infrastruktur Energi di Timur Tengah Doc: Istimewa
Ket. Indeks-indeks utama di Jepang, Korea Selatan, dan Hong Kong anjlok karena Iran mengancam akan menyerang infrastruktur energi di seluruh wilayah tersebut.

HONG KONG - Pasar saham di kawasan Asia Pasifik anjlok tajam di tengah ultimatum Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memperingatkan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz atau menghadapi kehancuran infrastruktur energinya.

Dari Al Jazeera, Indeks acuan Korea Selatan, KOSPI, anjlok 6,5 persen pada hari Senin, sementara indeks acuan Jepang, Nikkei 225, turun 3,5 persen.

Di Hong Kong, Indeks Hang Seng anjlok lebih dari 4 persen.

Indeks ASX 200 Australia ditutup 0,75 persen lebih rendah, sementara NZX 50 di Selandia Baru turun 0,7 persen.

Di Eropa, indeks FTSE 100 London turun 1,4 persen pada perdagangan pagi, sementara indeks DAX 40 di Frankfurt turun sekitar 2 persen.

Di Wall Street, saham-saham AS juga mengalami kerugian signifikan menjelang pembukaan perdagangan hari Senin.

Kontrak berjangka yang terkait dengan S&P500, yang diperdagangkan di luar jam pasar reguler, turun sekitar 0,8 persen pada pukul 07:00 GMT.

Harga minyak tetap berfluktuasi di tengah kekhawatiran akan gangguan lebih lanjut terhadap pasokan energi global.

Minyak mentah Brent, patokan internasional, naik sekitar 0,6 persen menjadi 112,80 dolar AS per barel pada pukul 07:00 GMT.

Pada hari Sabtu, Trump mengancam akan "menghancurkan" pembangkit listrik Iran dalam waktu 48 jam jika Teheran tidak mengakhiri blokade efektifnya terhadap selat tersebut, yang biasanya dilalui oleh sekitar seperlima ekspor minyak dan gas alam global.

Teheran telah memperingatkan akan menutup sepenuhnya jalur air tersebut, yang masih dilalui oleh sejumlah kecil kapal berbendera Tiongkok, India, dan Pakistan, dan melancarkan serangan balasan terhadap infrastruktur energi dan air di seluruh wilayah jika Trump menindaklanjuti ancamannya.

Berdasarkan waktu peringatan Trump di Truth Social, batas waktu ultimatumnya akan berakhir pada pukul 23:44 GMT hari Senin.

Ancaman Trump telah menambah kekhawatiran akan krisis energi global yang berantai seiring perang AS dan Israel terhadap Iran mendekati satu bulan tanpa akhir yang jelas.

Harga minyak telah melonjak lebih dari 50 persen sejak awal perang, yang dimulai dengan serangan AS-Israel pada 28 Februari.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:07 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:08 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:08 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Wagub DKI Siapkan SDM AI un...
Daerah
Kalbar Sambut Kepulangan 1....
Ekonomi
TKDN Tidak Sesuai, APJIPMI ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.