Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB: Bencana Hidrometeorologi Melanda Sejumlah Daerah saat Lebaran

📅 Senin, 23 Mar 2026, 13:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPB: Bencana Hidrometeorologi Melanda Sejumlah Daerah saat Lebaran Doc: ANTARA
Ket. Situasi kerusakan rumah warga akibat cuaca ekstrem di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (20/3/2026).

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bencana hidrometeorologi, meliputi cuaca ekstrem dan banjir, melanda beberapa daerah di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Maluku pada 21-22 Maret 2026 atau saat Idul Fitri 1447 Hijriah

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam pernyataan di Jakarta, Minggu (22/3), menyebut beberapa kejadian baru bencana hidrometeorologi basah berdampak pada masyarakat di sejumlah wilayah.

"Adapun yang pertama di Provinsi Jawa Barat, fenomena cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang, melanda lima desa di empat kecamatan, Kabupaten Cianjur, pada Jumat (20/3)," katanya.

Kejadian ini mengakibatkan sekitar 18 kepala keluarga terdampak dan 18 rumah mengalami kerusakan. Penanganan telah difokuskan pada penanganan pohon tumbang serta perbaikan atap rumah warga yang terdampak.

Ia mengatakan banjir terjadi di Kelurahan Mekarsari dan Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Sabtu (21/3). Sebanyak 685 kepala keluarga (KK) terdampak, 17 jiwa atau enam kepala keluarga mengungsi.

"Kaji cepat sementara tercatat sekitar 691 unit rumah terdampak. Kondisi terkini menunjukkan banjir telah berangsur surut," katanya.

Di Provinsi Jawa Timur banjir terjadi di Kabupaten Mojokerto pada Jumat (20/3), menyebabkan sekitar 275 jiwa mengungsi, 146 rumah terdampak, satu tanggul jebol, lebih dari 20 hektare lahan persawahan dan tiga akses jalan, terdampak.

Wilayah terdampak bencana itu, meliputi Desa Kertosari, Kecamatan Kutorejo dan Desa Jumenang, Kecamatan Mojoanyar.Hingga saat ini, genangan air mulai surut dengan kondisi cuaca terpantau berawan.

Di Provinsi Maluku, banjir terjadi di Kabupaten Seram Bagian Barat, Sabtu (21/3), berdampak terhadap sekitar 177 KK dan rumah warga. Wilayah terdampak meliputi Desa Buano Utara, Kecamatan Huamual Belakang dan Desa Piru, Kecamatan Seram Barat.

"Kondisi saat ini banjir mulai surut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.