Waduh… Banjir Menyerbu Terminal Kampung Rambutan
📅 Minggu, 22 Mar 2026, 10:54 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Jarang-jarang Terminal Kampung Rambutan diterjang banjir, tapi kali ini tak dapat mengelak. Banjir masuk ke kawasan Terminal Kampung Rambutan akibat luapan Kali Cipinang.
"Ada genangan, semoga air bisa segera surut," kata Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, Minggu. Karena tinggi, bus AKAP dan Transjakarta masih bisa masuk.
Menurut dia genangan mulai terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Air yang masuk ke area terminal berasal dari luapan Kali Cipinang setelah hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah tersebut. "Ketinggian air mencapai sekitar 10 hingga 20 sentimeter akibat hujan deras dan luapan kali," ujarnya.
Revi memastikan, kondisi tersebut dinilai masih aman bagi aktivitas kendaraan besar seperti bus yang keluar dan masuk terminal. "Bus tetap melayani penumpang tanpa adanya pembatalan perjalanan akibat genangan tersebut," ucapnya.
Menurut dia, petugas terminal terus memantau kondisi di lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan genangan susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seiring dengan surutnya air, aktivitas penumpang di terminal pun berangsur kembali seperti biasa. Meski demikian, pihak pengelola tetap mengimbau pengguna jasa transportasi untuk waspada terhadap kondisi cuaca dan potensi genangan di sejumlah titik, khususnya di wilayah yang dilintasi aliran sungai.
Sebelumnya, diinformasikan luapan Kali Cipinang juga merendam sembilan rukun warga (RW) di wilayah Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur Sabtu (21/3). Camat Ciracas, Panangaran Ritonga, mengatakan, banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 17.00 hingga 19.00 WIB.
"Hujannya dari sore. Volume air dari hulu di kawasan Cimanggis, Depok cukup besar, sehingga menyebabkan Kali Cipinang meluap," kata Panangaran saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu. Panangaran menjelaskan, dari lima kelurahan di wilayah Kecamatan Ciracas, terdapat empat kelurahan yang dilintasi Kali Cipinang dan terdampak banjir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Keempat wilayah tersebut meliputi Kelurahan Cibubur, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, dan Rambutan.
Adapun wilayah terdampak tersebar di sembilan RW yang berada di bantaran kali. Di Kelurahan Cibubur, genangan terjadi di RW 05 dan RW 06, lalu di Kelurahan Kelapa Dua Wetan banjir merendam RW 02, RW 09, dan RW 11.
Selanjutnya, di Kelurahan Ciracas banjir dilaporkan terjadi di RW 04 dan RW 05. Sedangkan di Kelurahan Rambutan, banjir melanda RW 01 dan RW 03.
Panangaran menyebutkan, air mulai meluap dari Kali Cipinang sekitar pukul 18.30 WIB. Biasanya, genangan di wilayah tersebut dapat surut dalam waktu kurang lebih dua jam.
Namun, pada kejadian kali ini, air belum juga surut hingga lebih dari tiga jam setelah meluap. "Biasanya dua jam sudah surut, tapi sampai pukul 22.00 WIB air masih belum surut, awet banget banjirnya," ucapnya.
Menurut dia, belum surutnya genangan diduga dipengaruhi oleh tingginya debit air kiriman dari wilayah hulu serta kapasitas kali yang tidak mampu menampung volume air.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!