Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pedagang Kulit Ketupat di Palmerah Jakarta Barat Banjir Pesanan

📅 Jumat, 20 Mar 2026, 07:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pedagang Kulit Ketupat di Palmerah Jakarta Barat Banjir Pesanan Doc: ANTARA
Ket. Pedagang kulit ketupat di sepanjang Jalan Palmerah Barat, Jakarta Barat, banjir pesanan menjelang Lebaran, Kamis (19/3/2026).

JAKARTA – Pedagang kulit ketupat di sepanjang Jalan Palmerah Barat, Jakarta Barat, kewalahan memenuhi pesanan dari warga menjelang Lebaran 2026/Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pantauan di lokasi pada Kamis (19/3) malam, deretan pedagang kulit ketupat berjajar di pinggir jalan menawarkan dagangannya.

Salah satu pedagang, Aji, mengaku dirinya merupakan pedagang tetap yang sehari-hari berjualan di lokasi tersebut.

“Kalau saya sih tiap hari di sini. Kalau enggak lagi mau Lebaran, biasanya janurnya dijual buat umbul-umbul acara hajatan sama stok ke pedagang ketupat sayur atau katering,” ujar Aji.

Adapun tingginya permintaan di momen jelang Lebaran membuat harga kulit ketupat naik dua kali lipat.

“Harganya itu Rp12 ribu isinya 10 kalau Lebaran. Kalau hari biasa paling Rp5 ribu sampai Rp6 ribu,” kata dia.

Kendati harga naik, Aji menyebutkan para pembeli memahami hal tersebut dan tak mempersoalkannya lantaran ketupat memang menjadi sajian khas Lebaran.

"Karena lonjakan mau Lebaran, dari sananya juga sudah mahal bahannya,” katanya.

Selain kulit ketupat, Aji juga menjual janur yang belum diolah seharga Rp10 ribu per ikatnya. "Alhamdulillah normal, tapi ada peningkatan,” katanya.

Untuk memenuhi permintaan yang tinggi, Aji mengaku tidak memproduksi sendiri kulit ketupat yang dijualnya.

Ia memilih membeli dari pemasok karena keterbatasan waktu dan tingginya kebutuhan pasar.

“Saya beli lagi, kalau bikin sendiri nggak ke kejar. Soalnya kebutuhannya banyak, bisa sampai ribuan sehari kalau mau Lebaran kayak gini,” ujarnya.

Adapun jumlah pembelian oleh konsumen bervariasi. Ada yang membeli dalam jumlah kecil, namun tak sedikit pula yang membeli dalam jumlah besar untuk dijual kembali.

“Paling banyak ada yang beli sampai 1.000, itu biasanya buat dijual lagi yang sudah matang. Kalau yang buat masak sendiri palingan belinya 20 sampai 50 kulit ketupat,” tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Setelah AGI, Dunia Harus Si...

Masa Depan Bursa Dipertaruhkan

30 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Luar Negeri
Prancis Konfirmasi Kasus Eb...
Rona
Data Biometrik SIM Benarkah...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.