Tips Mudik Aman bagi Penderita GERD: Cara Atasi Asam Lambung Saat Puasa
📅 Selasa, 17 Mar 2026, 17:05 WIB | Oleh: Haryo BronoDengan EUS, dokter dapat melihat gambaran saluran pencernaan yang lebih rinci dan dapat segera melakukan terapi penyuntikan obat di area yang bermasalah. Selama masa libur Lebaran, layanan endoskopi dan EUS biasanya tetap tersedia di berbagai rumah sakit besar.
Pemeriksaan endoskopi dapat dilakukan selama bulan Ramadan dengan mempertimbangkan beberapa hal. Jika berpuasa, pastikan untuk berdiskusi dengan dokter tentang rencana pemeriksaan. Dokter mungkin akan menyarankan pemeriksaan di pagi hari sebelum berbuka, atau setelah berbuka puasa di malam hari.
“Pastikan juga untuk mengikuti instruksi dokter tentang persiapan sebelum pemeriksaan, seperti tidak makan atau minum selama beberapa jam. Dengan perencanaan yang tepat, Anda dapat menjalani pemeriksaan endoskopi dengan aman dan nyaman selama bulan Ramadan,” paparnya.
Setelah diagnosis ditegakkan, penanganan GERD akan disesuaikan dengan kondisi pasien. Pilihan penanganan meliputi: terapi pengobatan, modifikasi gaya hidup, panduan spesifik jenis makanan yang harus dihindari, pengaturan berat badan, posisi tidur (bantal yang lebih tinggi), dan pengelolaan stres yang baik.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Penanganan ini sebaiknya diterapkan dengan baik agar GERD tidak kambuh. Pada kasus yang menyebabkan komplikasi berat atau tidak merespons pengobatan, dokter akan menentukan apakah diperlukan tindakan operatif atau prosedur minimal invasive lanjutan untuk memperkuat katup kerongkongan sehingga asam lambung tidak kembali naik,” terangnya.
Tips Aman Berpuasa bagi Penderita GERD
Bagi penderita GERD yang ingin tetap berpuasa secara aman saat mudik, perhatikan hal berikut:
Sebaiknya Anda baca juga:
- Jangan lewatkan sahur meski sedang di perjalanan. Pilih karbohidrat kompleks dan serat tinggi. Upayakan untuk tidak terburu-buru saat makan.
- Hindari "balas dendam" saat berbuka puasa. Makan dalam porsi kecil tetapi sering lebih baik dibandingkan sekali makan besar yang membuat lambung kaget.
- Jangan langsung tidur setelah makan. Beri jeda minimal 3 jam setelah sahur atau berbuka sebelum berbaring.
“Kelola stres dengan baik. Perjalanan macet dapat memicu stres yang meningkatkan asam lambung. Tetaplah tenang dan beristirahatlah secara berkala di rest area. Jangan biarkan GERD mengganggu perjalanan mudik Anda dan momen bertemu keluarga,” kata dr. Hasan.
Dengan menjaga pola makan dan deteksi dini melalui endoskopi, Anda dapat menjalani mudik serta ibadah puasa dengan nyaman. Jika gejala berulang, jangan ragu memeriksakan diri ke pusat kesehatan terdekat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!