Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perjalanan Mudik yang Aman dan Nyaman di Bengkulu

📅 Selasa, 10 Mar 2026, 23:58 WIB | Oleh: Tim Penulis

Di sisi lain, pengamanan perjalanan juga diperkuat oleh Kepolisian Daerah Bengkulu. Aparat kepolisian telah melakukan pemetaan potensi kerawanan di berbagai wilayah.

Hasil pemetaan menunjukkan terdapat 59 titik rawan kemacetan. Selain itu juga 58 titik rawan bencana alam, 45 titik rawan kecelakaan lalu lintas, serta 59 titik rawan kriminalitas.

Data tersebut menjadi dasar penentuan langkah pengamanan selama masa mudik. Kepolisian juga menyiapkan personel gabungan untuk mendukung pengawasan di lapangan.

Kepolisian menyiapkan 36 pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di sejumlah titik strategis yang didukung 2.141 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait.

Pos-pos tersebut berfungsi sebagai pusat pelayanan dan pengawasan yang bisa diakses masyarakat ketika dibutuhkan selama arus mudik dan balik.

Selain pengamanan jalur, kepolisian juga menyiapkan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat. Pengamanan dilakukan pada 3.180 titik kegiatan masyarakat.

Lokasi tersebut meliputi masjid, tempat pelaksanaan sholat Idul Fitri, serta objek wisata yang biasanya ramai dikunjungi selama libur Lebaran. Pengawasan juga dilakukan pada berbagai fasilitas publik.

Sebanyak 68 objek penting menjadi bagian dari pengamanan, di antaranya terminal, bandara, pelabuhan, pasar, serta pusat perbelanjaan.

Dalam mengantisipasi berbagai potensi kerawanan tersebut, Polda Bengkulu juga menyiapkan langkah mitigasi melalui rekayasa lalu lintas, apel siaga, patroli gabungan, serta optimalisasi layanan polisi 110 yang bisa diakses secara gratis dan aktif 24 jam. Masyarakat dapat dengan mudah melaporkan kejadian atau meminta bantuan polisi lewat layanan tersebut.

Selain pengamanan lalu lintas, kepolisian juga mewaspadai potensi kerawanan sosial. Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain aktivitas geng motor serta informasi yang dapat memicu kepanikan masyarakat.

Faktor cuaca juga menjadi perhatian selama periode mudik. Berdasarkan prediksi BMKG, pada Maret 2026 ini didominasi hujan ringan hingga sedang yang berpotensi memicu banjir, longsor, maupun pohon tumbang.

Pemerintah daerah, kepolisian dan instansi terkait pun membangun koordinasi intensif lintas sektor selama masa operasi pengamanan. Upaya bersama tersebut diharapkan membuat perjalanan mudik di Bengkulu berlangsung lebih aman, nyaman dan tertib.

"Sejalan dengan arah kebijakan nasional, negara harus hadir memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat," kata Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

55 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.