Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Pendidikan, Mitra BGN Galang Donasi Rp80 Juta untuk Bangun Ruang Kelas di Sukabumi

📅 Senin, 09 Mar 2026, 16:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dukung Pendidikan, Mitra BGN Galang Donasi Rp80 Juta untuk Bangun Ruang Kelas di Sukabumi Doc: Antara
Ket. Sejumlah pelajar menunjukkan menu MBG yang didapat di SD Negeri Krembangan Selatan VII, Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/2). Siswa di sekolah itu menerima MBG paket kering yang dapat dibawa pulang berupa roti, telur rebus, kacang goreng dan buah jeruk selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah.

Jakarta - Mitra Badan Gizi Nasional (BGN) di Sukabumi, Jawa Barat menunjukkan dukungan terhadap pendidikan dengan ikut iuran untuk membenahi sekolah yang rusak.

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN Albertus Donny Dewantoro menyebut para mitra BGN berinisiatif berdonasi untuk pembangunan ruang kelas sekolah di wilayah tersebut yang kini jumlahnya telah mencapai Rp80 juta.

"Hasil donasi dari para mitra untuk pembangunan kelas di Sukabumi saat ini sudah mencapai Rp80 juta," kata Donny dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (9/3).

Ia menilai antusiasme para mitra untuk membantu pembangunan ruang kelas di sekolah tersebut cukup tinggi. Sejumlah mitra lainnya bahkan telah menyatakan kesiapan untuk ikut berkontribusi menambah nilai donasi.

"Awalnya donasi terkumpul Rp80 juta. Namun, dari para mitra lain juga menyampaikan niat untuk ikut membantu sampai pembangunan sekolah selesai, dilengkapi sarana dan prasarana," paparnya.

Inisiatif donasi tersebut sekaligus menunjukkan kepedulian para mitra BGN tidak hanya terhadap program pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga terhadap penguatan sektor pendidikan di daerah.

Dukungan dari para mitra diharapkan dapat membantu mempercepat pembangunan ruang kelas yang layak sehingga kegiatan belajar mengajar bagi para siswa di Sukabumi dapat berlangsung lebih nyaman dan optimal.

Sebelumnya, Pemerintah menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengurangi anggaran pendidikan untuk merespons narasi yang beredar di publik bahwa program tersebut menyedot dana cukup besar dari APBN, termasuk pendidikan dan kesehatan.

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI Hariqo Wibawa Satria dalam siniar bersama ANTARA di Jakarta pada Kamis (5/3) menjelaskan, anggaran pendidikan di tahun 2026 mencapai Rp769,8 triliun, yang di dalamnya terdapat komponen alokasi anggaran sebesar Rp223,5 triliun untuk BGN mengelola Program MBG.

"Gizi itu fondasi dari belajar. Jadi, MBG ini bukan mengurangi pendidikan, melainkan justru memastikan anggaran pendidikan yang besar tidak menjadi sia-sia karena siswa siap untuk belajar," kata Hariqo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Penyaluran Bantuan Sumur Bor bagi Petani Gowa
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan Paru Anak
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Melestarikan Budaya Lewat F...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Luar Negeri
Iran Ancam Anggap Musuh Sia...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.