Sambut Libur Lebaran, Wamenpar Pantau Keamanan Tempat Wisata di Bali
📅 Minggu, 08 Mar 2026, 15:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/ Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
JAKARTA – Aspek keamanan dan keselamatan menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan di setiap destinasi wisata.
Selain menawarkan pemandangan atau pengalaman menarik, tempat wisata juga perlu memastikan pengunjung bisa beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman.
Mulai dari ketersediaan petugas, rambu peringatan, hingga fasilitas penunjang keselamatan perlu disiapkan dengan baik.
Dengan pengelolaan yang lebih perhatian terhadap faktor keamanan, wisatawan bisa menikmati liburan dengan tenang, sementara destinasi wisata juga semakin dipercaya dan diminati untuk dikunjungi.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa meninjau langsung aspek keamanan dan keselamatan pengunjung di sejumlah destinasi wisata unggulan yang ada di Bali menjelang libur Lebaran 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Selain memantau kondisi terkini, kami juga memastikan kesiapan destinasi menjelang libur Lebaran, terutama terkait aspek keamanan dan keselamatan wisatawan. Pada periode tersebut diperkirakan akan terjadi lonjakan kunjungan wisatawan,” kata Ni Luh dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (7/3).
Melalui kunjungan kerjanya ke Bali pada Jumat (6/3), Ni Luh mengatakan peninjauan dilakukan guna memastikan destinasi wisata siap menyambut lonjakan wisatawan. Sebab, libur Lebaran diperkirakan menjadi salah satu periode dengan lonjakan kunjungan wisatawan domestik tertinggi di berbagai destinasi wisata Indonesia, termasuk Bali.
Beberapa destinasi wisata yang dikunjungi seperti DTW Uluwatu, GWK Cultural Park, Pantai Melasti, dan Pantai Kuta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam peninjauan tersebut, Ni Luh didampingi perwakilan industri pariwisata serta Dinas Pariwisata Kabupaten Badung. Mereka meninjau sejumlah aspek penting di setiap destinasi, mulai dari manajemen pengunjung, kesiapan pelayanan wisata, kebersihan, keamanan, manajemen risiko, antisipasi cuaca ekstrem, hingga penerapan standar Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE).
Destinasi pertama yang dikunjungi adalah DTW Uluwatu. Di sana ia meninjau kesiapan infrastruktur dan fasilitas pendukung bagi wisatawan di destinasi yang terkenal dengan panorama tebing kapur berlatar Samudera Hindia tersebut.
Ni Luh juga melihat langsung berbagai fasilitas pendukung, seperti fasilitas kesehatan, toilet, hingga panggung Tari Kecak yang menjadi atraksi unggulan bagi wisatawan.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke GWK Cultural Park. Di kawasan yang dikenal dengan ikon patung Garuda Wisnu Kencana ini, Wamenpar meninjau langsung sistem manajemen pengunjung yang telah disiapkan pengelola, mulai dari loket tiket, command center, fasilitas kesehatan, hingga fasilitas umum lainnya.
Dia juga berkesempatan naik ke bagian dalam patung Garuda Wisnu Kencana hingga ke titik tertinggi. Dari lokasi tersebut, pengunjung dapat menikmati panorama Bali dari ketinggian sekaligus melihat struktur bagian dalam patung yang menjadi salah satu ikon pariwisata Indonesia.
Sementara itu, di Pantai Melasti dan Pantai Kuta, fokus peninjauan diarahkan pada aspek keselamatan wisatawan, khususnya kesiapsiagaan Balawista sebagai wadah pemandu keselamatan pantai, ketersediaan fasilitas kesehatan, serta fasilitas umum lainnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!