Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabupaten Kudus Kejar Target 54 Persen Program CKG

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 13:40 WIB | Oleh:
Kabupaten Kudus Kejar Target 54 Persen Program CKG Doc: antara foto
Ket. Program CKG di Kabupaten Kudus, Jateng.

KUDUS - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), menggencarkan sosialisasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada masyarakat sebagai upaya memenuhi target pemeriksaan kesehatan terhadap 54 persen dari total penduduk pada tahun 2026.

"Dengan jumlah penduduk Kabupaten Kudus yang mencapai 899.587 jiwa, maka target pendaftaran CKG sebanyak 54 persennya berjumlah 485.777 orang yang nantinya mengikuti program pemeriksaan kesehatan gratis," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Nuryanto di Kudus, Minggu (8/3).

Target tersebut, kata dia, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang hanya sebesar 36 persen dari jumlah penduduk Kudus.

Untuk mencapai target tersebut, pihaknya terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat dengan memanfaatkan berbagai saluran, mulai dari perangkat daerah hingga media sosial agar informasi terkait program pemeriksaan kesehatan gratis semakin luas diketahui masyarakat.

Program Cek Kesehatan Gratis tersebut dilayani di 19 Puskesmas yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus. Sementara untuk pemeriksaan bayi baru lahir dilayani di seluruh rumah sakit serta klinik persalinan.

Selain itu, masyarakat juga diajak memanfaatkan aplikasi Satu Sehat yang merupakan aplikasi yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan untuk mendukung program pemeriksaan kesehatan tersebut.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat akan mendapatkan notifikasi atau pemberitahuan sekitar sepekan sebelum tanggal ulang tahun mereka untuk melakukan cek kesehatan gratis di Puskesmas terdekat.

Warga juga dapat mengisi data secara mandiri melalui aplikasi tersebut guna mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal.

Dengan sistem tersebut, diharapkan faktor risiko penyakit dapat terdeteksi sejak dini sehingga dapat ditangani di tingkat Puskesmas. Namun apabila kondisi kesehatan memerlukan penanganan lebih lanjut, pasien dapat dirujuk ke rumah sakit.

Berdasarkan strategi pelaksanaan CKG 2026, pemerintah juga memperkuat tim layanan di fasilitas kesehatan, memperluas cakupan pemeriksaan melalui jejaring layanan primer, serta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar partisipasi warga semakin tinggi.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan pemeriksaan kesehatan secara lebih masif dengan monitoring dan evaluasi berkala guna memastikan target pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat tercapai secara optimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Megapolitan
Bupati Banyumas Pastikan Bu...
Daerah
Demi Ketahanan Pangan, Tiap...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.