Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Naikkan Anggaran Pertahanan di Tengah Ketegangan Global

📅 Jumat, 06 Mar 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tiongkok Naikkan Anggaran Pertahanan di Tengah Ketegangan Global Doc: AFP/FLORENCE LO/POOL
Ket. PM Tiongkok Li Qiang menyampaikan laporan kerja selama sesi pembukaan Kongres Rakyat Nasional (NPC) di Balai Besar Rakyat di Beijing, Kamis (5/3).

BEIJING – Pemerintah Tiongkok akan menaikkan anggaran pertahanan pada tahun ini sebesar 7 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan kenaikan 7,2 persen pada tahun lalu, di tengah persaingan strategis dengan Amerika Serikat, ketegangan di Selat Taiwan, serta konflik yang meluas di Timur Tengah.

Anggaran tersebut meningkat menjadi 1,91 triliun yuan atau sekitar 276,9 miliar dolar AS, berdasarkan draf laporan anggaran yang dirilis pada Kamis ketika Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang menyampaikan laporan kerja pemerintah dalam sesi pembukaan Kongres Rakyat Nasional (NPC).

Kenaikan ini menjadi persentase peningkatan terendah sejak 2021 yang saat itu naik 6,8 persen. Anggaran pertahanan Tiongkok tercatat meningkat 7,1 persen pada 2022 dan sebesar 7,2 persen setiap tahun sepanjang periode 2023 hingga 2025.

Sejak 2016, anggaran pertahanan Tiongkok tumbuh pada kisaran satu digit, namun umumnya tetap lebih tinggi dibandingkan target pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang ditetapkan pemerintah untuk tahun yang sama.

“Tahun lalu kita menyaksikan pencapaian baru dalam modernisasi pertahanan nasional dan angkatan bersenjata,” kata Li dalam pidatonya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan terus berupaya mencapai target peringatan 100 tahun Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dengan meningkatkan kesiapan tempur serta kemampuan strategis untuk melindungi kedaulatan nasional, keamanan, dan kepentingan pembangunan.

Selain itu, pemerintah juga akan melanjutkan reformasi lintas matra secara terkoordinasi guna memperkuat modernisasi militer.

Li juga menegaskan kembali kepemimpinan absolut Partai Komunis Tiongkok atas angkatan bersenjata serta menekankan pentingnya kesinambungan ideologi dalam pengembangan militer.

Ia menyerukan dukungan kelembagaan yang lebih luas dengan meminta pemerintah di semua tingkatan memberikan dukungan kuat terhadap pertahanan nasional dan pembangunan militer, sekaligus memperkuat persatuan antara militer dan pemerintah serta antara militer dan masyarakat.

Anggaran pertahanan tersebut diumumkan setiap tahun dalam agenda Sidang Dua Sesi, yang mencakup pertemuan NPC dan badan penasihat politik tertinggi negara. Tahun ini, pertemuan berlangsung saat Tiongkok mulai menerapkan Rencana Lima Tahun ke-15 yang akan menjadi kerangka strategi ekonomi hingga 2030.

Pengeluaran pertahanan Tiongkok selama ini menjadi perhatian internasional karena dianggap mencerminkan prioritas strategis Beijing, terutama di tengah ketegangan yang berkelanjutan di Selat Taiwan dan Laut Tiongkok Selatan, serta meningkatnya persaingan antara Tiongkok dan Amerika Serikat.

Pengembangan Teknologi

Di sisi lain, konflik yang meningkat di Timur Tengah juga menambah kekhawatiran terkait keamanan global, terutama karena kawasan tersebut penting bagi pasokan energi Tiongkok serta kemitraannya dengan negara-negara Teluk.

Selain faktor geopolitik, peningkatan anggaran tersebut juga dipandang sebagai bagian dari upaya modernisasi militer Tiongkok yang mencakup pengembangan teknologi pertahanan, peningkatan kemampuan siber dan luar angkasa, serta penguatan armada laut dan udara. Langkah ini sejalan dengan ambisi Beijing untuk menjadikan militernya sebagai salah satu kekuatan paling modern di dunia dalam beberapa dekade mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Proyek Strategis Diharapkan Majukan Papua Selatan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Proyek Strategis Diharapkan...

Bolaang Mongondow Diguncang Gempa 5,7 Magnitudo

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Bolaang Mongondow Diguncang...
Olahraga
Veda Ega Start  di Posisi K...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.