Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bangun Kawasan Pesisir, Papua Siapkan 121 Kampung Nelayan Merah Putih

📅 Jumat, 06 Mar 2026, 17:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bangun Kawasan Pesisir, Papua Siapkan 121 Kampung Nelayan Merah Putih Doc: ANTARA FOTO/ Andry Denisahbarpri
Ket. Arsip foto - Foto udara kampung nelayan.

JAYAPURA – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Papua menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal.

Melalui konsep ini, pemerintah tidak hanya menyediakan infrastruktur dasar seperti tempat pendaratan ikan, fasilitas penyimpanan, dan akses logistik, tetapi juga mendorong penguatan rantai nilai sektor perikanan agar hasil tangkapan nelayan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Selain itu, pembangunan kampung nelayan yang terintegrasi juga penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah timur Indonesia.

Dengan dukungan infrastruktur, akses pasar, serta pembinaan usaha, kawasan pesisir di Papua berpotensi berkembang menjadi pusat ekonomi baru berbasis sumber daya kelautan yang berkelanjutan.

Gubernur Papua Mathius D Fakhiri menargetkan pembangunan 121 Kampung Nelayan Merah Putih untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir sekaligus memaksimalkan potensi kelautan di provinsi tersebut.

"Kami mengusulkan sekitar 200 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih kepada pemerintah pusat, namun dari jumlah tersebut sebanyak 121 lokasi dinilai telah siap untuk dibangun," katanya usai menghadiri sosialisasi kampung nelayan merah putih di Papua, bertempat ruang rapat Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Kamis (5/3).

Menurut Fakhiri, kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih di Papua sangat dinanti oleh masyarakat karena itu sangat mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.

"Kami sangat bersyukur Presiden Prabowo dan Menteri Kelautan dan Perikanan memberi perhatian besar bagi Papua," ujar dia.

Terlebih lagi, menurut dia, Dirjen Perikanan Tangkap hadir langsung untuk melihat bagaimana mendorong pembangunan ekonomi Papua melalui sektor kelautan.

"Seperti diketahui Papua memiliki potensi kelautan yang sangat besar karena sebagian besar wilayahnya merupakan perairan dengan banyak kawasan pesisir yang dihuni masyarakat nelayan," katanya.

Dia menambahkan karena itu pengembangan kampung nelayan tidak hanya berfokus pada aktivitas penangkapan ikan, tetapi juga harus diikuti dengan pembangunan industri pengolahan hasil laut.

“Kami akan berangkat dari pengelolaan laut yang baik agar tidak hanya tangkap ikan, tetapi juga membangun industrinya sehingga memberi nilai tambah bagi masyarakat,” ujar dia.

Sementara itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif mengatakan usulan pemerintah daerah terkait pembangunan kampung nelayan tersebut sedang dalam tahap survei.

"Tim kementerian saat ini turun langsung ke berbagai wilayah di Tanah Papua untuk menindaklanjuti usulan pemerintah daerah terkait pembangunan kampung nelayan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.