Sungai Terbelah Akibat Bencana, DPR Desak Pemerintah Segera Lakukan Normalisasi di Nagan Raya
📅 Senin, 02 Mar 2026, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Nagan Raya - Anggota Komisi VII DPR RI asal Aceh H Teuku Zulkarnaini meminta pemerintah segera menormalisasi aliran sungai di bekas lokasi bencana alam, tepatnya di Beutong Ateuh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya yang saat ini sungainya terbelah menjadi tiga.
“Arus sungai di Beutong Ateuh Banggalang ini sudah terbelah akibat bencana banjir bandang, ini harus segera dinormalisasi lagi,” kata H Teuku Zulkarnaini kepada wartawan di Nagan Raya, Minggu (1/2) malam.
Hal ini ia sampaikan seusai menggelar silaturahim dan buka puasa bersama unsur forkompimda, masyarakat, dan para yatim di Kabupaten Nagan Raya.
Menurut dia, jika arus sungai yang saat ini telah terbelah menjadi tiga itu dibiarkan, maka jika ke depan terjadi lagi bencana alam, dampaknya akan semakin parah bagi masyarakat yang mendiami kawasan dataran tinggi tersebut.
Ia meminta pemerintah agar meluruskan kembali arus sungai itu menjadi satu arus dengan melakukan penanganan seperti pemasangan beronjong atau tanggul pengaman tebing.
Sebaiknya Anda baca juga:
Diharapkan aliran sungai kembali normal dan menjadi satu seperti sebelum terjangan bencana banjir bandang.
Pria yang akrab disapa Ampon Bang ini berharap pemerintah segera melakukan penanganan.
Di sisi lain, ia juga berterima kasih kepada seluruh komponen masyarakat, dermawan, pemerintah, TNI, Polri dan semua pihak yang selama ini telah fokus dan banyak menyalurkan bantuan ke wilayah tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan banyaknya bantuan, masyarakat di Beutong Ateuh Banggalang Nagan Raya kini memiliki stok makanan dan kebutuhan yang sangat memadai di tengah dampak parah bencana alam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!