Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Madrid dalam Tekanan Jelang Bertemu Getafe

📅 Senin, 02 Mar 2026, 06:41 WIB | Oleh:
Madrid dalam Tekanan Jelang Bertemu Getafe Doc: Oscar DEL POZO / AFP
Ket. triker Real Madrid Vinicius Junior (ketiga dari kiri) dan rekan-rekan setimnya saat sesi latihan menjelang pertandingan leg kedua babak play-off babak gugur Liga Champions UEFA melawan SL Benfica di Real Madrid Sports City di Valdebebas, Madrid.

MADRID - Persaingan perebutan gelar La Liga kian mengerucut pada dua klub besar: Barcelona dan Real Madrid. Barcelona melesat di puncak dengan keunggulan empat poin. Di sisi lain, Madrid berada dalam tekanan jelang menjamu Getafe, Selasa (3/3) dini hari WIB. Di tahap yang mulai menentukan, selisih angka sekecil apa pun bisa menjadi pembeda antara euforia dan penyesalan.

Barcelona baru saja mengirim pesan keras kepada rival abadi mereka. Di Camp Nou, tim asuhan Hansi Flick membungkam Villarreal 4-1. Sorotan tertuju pada Lamine Yamal, yang mencetak hat-trick pertama dalam karier profesionalnya. Dua gol lahir di babak pertama lewat aksi individu penuh keberanian. Kemudian, dia menutup malam dengan sentuhan klinis yang menegaskan kematangannya.

Dalam usia 18 tahun 230 hari, Yamal menjadi pemain termuda yang mencetak trigol di La Liga abad ke-21. “Itu campuran dari segalanya. Saya tidak merasa baik dengan diri sendiri, ditambah masalah pangkal paha. Saya tidak bermain dengan bahagia, dan itu terlihat. Sekarang saya kembali tersenyum. Saya bahagia bermain dan sangat puas,” ujar Yamal. Dia pantas merasakan kebahagiaan, sebagai pemain muda, mampu tampil gemilang. Dia menjadi andalan Barcelona di setiap laga. Beruntung Barcelona memiliki talenta seperti dia.

Flick tak menampik sempat ada penurunan performa dari winger mudanya. “Lawan menempatkan dua atau tiga pemain untuk menjaganya. Anda bisa merasakan dia kehilangan sedikit kepercayaan diri dalam duel satu lawan satu. Ketika dia menikmati sepak bola, itu sempurna untuknya dan juga untuk kami,” ujar pelatih asal Jerman tersebut. Gol keempat Barcelona dicetak Robert Lewandowski, memastikan jarak dengan Madrid semakin melebar.Meski sempat diperiksa VAR, namun akhirnya gol kapten timnas Polandia tersebut disahkan.

Sementara itu, Madrid datang dengan beban berbeda. Los Blancos memang sukses menyingkirkan Benfica dengan agregat 3-1 di Liga Champions. Dalam babak knock out Madrid kembali mendapat lawan berat dari daratan Inggris. Madrid harus berhadapan berhadapan dengan Manchester City di babak 16 besar. Inggris sendiri mengirim enam wakil di babak gugur Liga Champions. Kembali menyinggung Madrid, di kompetisi domestik terpeleset dikalahkan tim lemah Osasuna, 1-2. Kekalahan tersebut membuka jalan bagi Barcelona untuk menjauh. Kini Madrid tertinggal empat angka dari pemuncak klasemen, Barca.

Menjamu Getafe di Santiago Bernabeu menjadi momentum wajib bangkit bagi Madrid. Statistik berpihak telak kepada Madrid: 31 kemenangan dari 41 pertemuan di semua ajang. Getafe bahkan kalah dalam delapan duel terakhir melawan sang raksasa ibu kota itu dan hanya mencetak satu gol dalam periode itu. Mereka juga belum pernah menang di Bernabeu sejak 2008.

Meski demikian, pelatih Getafe, Jose Bordalas, menegaskan tim asuhannya datang tidak untuk sekadar bertahan. “Kami tahu sejarah tidak memihak kami, tetapi setiap pertandingan memiliki ceritanya sendiri. Kami harus disiplin dan berani,” ujarnya. Getafe memang hanya sekali kalah dalam lima laga terakhir, termasuk kemenangan tandang 2-0 atas Alaves.

Tekanan psikologis jelas lebih besar di kubu tuan rumah. Kemenangan akan memangkas jarak dan menjaga persaingan tetap hidup. Sebaliknya, kegagalan meraih tiga poin bisa membuat selisih makin sulit dikejar, terlebih jadwal padat menanti dengan dua leg menghadapi Manchester City.

Atletico Menang

Di laga lain, Atletico Madrid meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Real Oviedo lewat gol menit ke-94 dari Julian Alvarez. “Kami berkembang dari menit ke menit. Gol Julian sangat penting untuk kepercayaan diri tim,” kata pelatih Diego Simeone. Hasil itu mengangkat Atletico ke posisi ketiga dan menjaga tekanan pada dua rival di atasnya.

La Liga musim ini menghadirkan kontras yang menarik: Barcelona tampil segar dengan energi muda dan keberanian, sementara Madrid mengandalkan pengalaman serta mental juara. Dengan jornada-jornada krusial di depan mata, setiap gol kini terasa lebih berat, setiap kesalahan lebih mahal.ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.