Ciptakan SDM Indonesia Berkualitas melalui Pembangunan Generasi Sehat
📅 Jumat, 27 Feb 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiHarapan Anda mengenai sinergi BGN dengan Kopdes Merah Putih jadi supplier MBG pada tahun ini?
BGN berharap lebih banyak lagi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang menjadi penyuplai bahan baku pangan dalam program MBG pada 2026. Diharapkan tahun ini kontribusi Koperasi Desa Merah Putih akan terus meningkat.
Pemasok bahan baku pangan untuk MBG per 20 Januari 2026 sendiri tercatat ada 61.857 pemasok, yang terdiri dari 7.098 koperasi, 806 BUMDes, 82 BUMDesma, 26.899 UMKM, 26.773 pemasok lain, dan 199 Koperasi Desa Merah Putih.
Tanggapan Anda mengenai klaim BGN yang menyatakan bahwa kasus keamanan pangan program MBG yang trennya kini menurun?
Sebaiknya Anda baca juga:
Tren jumlah kasus keamanan pangan yang terjadi pada program MBG memang telah menurun. Puncak kejadian keamanan pangan terjadi pada Oktober lalu dengan 85 kejadian dan alhamdulillah bisa menurun di 40 kejadian di November dan menyisakan 12 kejadian di Desember 2025.
Di Januari sudah terdapat 10 kejadian meskipun kami targetkan nol kejadian. Tapi masih saja ada pelanggaran-pelanggaran SOP (Standar Operasional Prosedur) yang terjadi. Namun hingga saat ini sudah 6.150 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mengantongi Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS) atau 32 persen dari total SPPG yang beroperasi. Sayaberharap pada 2026 jumlah SPPG yang memiliki SLHS meningkat. Upaya ini penting karena BGN menargetkan peningkatan kualitas pelayanan SPPG.
Saran Anda mengenai komposisi gizi keluarga di Indonesia?
Sebaiknya Anda baca juga:
Keluarga agar lebih memahami komposisi gizi dalam setiap konsumsi makanan harian. Kita perlu tahu makanan itu manfaatnya apa untuk tubuh kita, misalnya ketika makan wortel mestinya kita mulai paham bahwa di situ ada kandungan vitamin A atau serat, maka akan bagus kalau kita konsumsi sekali sehari. Kalau buah, tiga buah yang berbeda warna dalam sehari saja misalnya, jumlah tidak perlu banyak, yang penting komposisi.
Gizi adalah fondasi dasar bagi kualitas sumber daya manusia di seluruh dunia. Negara maju seperti Jepang, sudah satu abad lamanya menjalankan program peningkatan gizi, termasuk India dan Brasil. Kini mereka sudah bisa memanen hasilnya, kualitas SDM mereka unggul. IQ rata-rata mereka tinggi, pertumbuhan fisik mereka bagus, tinggi dan kuat sehingga mampu melakukan aktivitas seberat apapun, termasuk olahraga. Indonesia harus masuk ke tahap itu karena anak-anak kita itu masih banyak yang lahir dari orang tua yang pendidikannya rata-rata sembilan tahun.
Oleh karena itu pemerintah perlu terus melakukan intervensi peningkatan gizi, salah satunya melalui MBG untuk mengatasi 60 persen anak Indonesia yang tidak memiliki akses terhadap menu gizi seimbang dan tidak mampu membeli susu.
Pemerintah hadir untuk memperbaiki generasi masa depan. Anak-anak yang sekarang lahir kan, 20 tahun lagi akan menjadi produktif sehingga kita perlu membekali agar mereka menjadi generasi yang sehat dan ceria. BGN punya tugas utama melakukan intervensi pemenuhan gizi di seluruh Indonesia. Kita ingin mengajak seluruh masyarakat dan keluarga untuk memperhatikan gizi seimbang.
Lalu bagaimana dengan pentingnya kesadaran masyarakat memilih jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh mereka?
Kami ingin mengingatkan bahwa apa yang kita makan itu mempengaruhi metabolisme tubuh kita, dan kita sering menikmati makanan-makanan enak dan itu sebetulnya bagi kesehatan kita kurang baik. Gorengan, bersoda, itu juga sering kita nikmati, maka kami ingin ingatkan bahwa itu bukan tidak boleh disantap, melainkan proporsinya lebih baik dikurangi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!