Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ciptakan SDM Indonesia Berkualitas melalui Pembangunan Generasi Sehat

📅 Jumat, 27 Feb 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

BGN menyatakan bahwa MBG mulai dilirik dunia karena gerakkan ekonomi masyarakat. Bagaimana penilaian Anda?

Memang mereka (pemerintah dunia) menilai bahwa apa yang dilakukan oleh Indonesia termasuk metode yang baru pertama kali dilakukan di dunia, di mana pelaksanaan MBG bisa melibatkan demikian banyak mitra dan bisa berjalan demikian cepat. Saya kira itu menjadi kajian yang cukup menarik bagi mereka.

Per Januari 2026 saja, BGN sudah mengeluarkan anggaran sebesar Rp19,5 triliun, yang membuktikan MBG tidak hanya meningkatkan gizi, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian di masyarakat yang bergerak begitu kencang karena uang dari APBN langsung turun menyasar masyarakat.

Sebagai contoh, ternyata entrepreneur atau wirausaha yang bergerak di bidang sabun sekarang ini banyak sekali karena kebutuhan SPPG itu banyak, satu hari saja membutuhkan kurang lebih 25 liter sabun, jadi banyak sekali wirausahawan baru di Indonesia yang bergerak untuk memproduksi sabun yang diuntungkan karena program ini.

Tanggapan Anda mengenai pernyataan bahwa MBG turut menjaga kestabilan harga?

BGN berkoordinasi lintas sektor untuk mengatur bahan baku MBG jelang Ramadan guna menjaga kestabilan harga. Saya berkoordinasi juga dengan Kementerian Pertanian agar kita bisa mengatur bahan apa yang kita anjurkan untuk dikonsumsi, bahan apa yang harus ditahan dulu menjelang Ramadan, bahan apa yang harus kita alihkan dulu untuk digantikan dengan penggantinya agar harga tetap stabil.

Mengenai rencana perluasan penerima manfaat MBG?

BGN tengah berkomunikasi dan bekerja sama dengan Kementerian Sosial untuk mengatur mekanisme mengenairencana perluasan penerima manfaat MBG yang akan menyasar lansia dan disabilitas. (Mekanisme ini sendiri) sedang dimatangkan dengan Kemensos.

MBG ini sejauh ini sudah menyasar ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, seluruh anak sekolah sampai usia 18 tahun, seluruh anak putus sekolah sampai usia 18 tahun, serta disabilitas. Terkait mekanisme pemberian pada lansia menjadi tugas Kemensos, tetapi kita akan integrasikan bagaimana caranya agar dalam satu kesatuan ini bisa diberikan di dalam satu daerah.

Hasil survei BPS menyatakan bahwa program MBG juga berhasil menurunkan beban pengeluaran rumah tangga. Tanggapan BGN mengenai fakta ini?

Ketika anak-anak mendapatkan makanan bergizi di sekolah, beban orang tua dalam menyiapkan bekal dan memenuhi kebutuhan pangan harian otomatis berkurang. Inilah bentuk perlindungan sosial yang produktif.

Berdasarkan survei baseline BPS yang melibatkan 81.100 rumah tangga di seluruh Indonesia, mayoritas penerima manfaat MBG merasakan kemudahan dalam memperoleh makanan bergizi, berkurangnya waktu persiapan makan, serta perubahan perilaku konsumsi ke arah yang lebih sehat, terutama di wilayah pedesaan.

MBG dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Pengurangan pengeluaran rumah tangga membuka ruang bagi keluarga untuk mengalokasikan pendapatan pada kebutuhan lain yang lebih produktif, seperti pendidikan, kesehatan, dan tabungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.