Ciptakan SDM Indonesia Berkualitas melalui Pembangunan Generasi Sehat
📅 Jumat, 27 Feb 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: KORAN JAKARTA/M. FACHRI
Badan Gizi Nasional (BGN) berkomitmen untuk menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas demi membangun fondasi generasi mendatang yang sehat, cerdas, dan tangguh. Melalui program peningkatan gizi yang berkelanjutan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), BGN berupaya mewujudkan Indonesia yang lebih kuat.
Badan Gizi Nasional (BGN) adalah lembaga non-kementerian yang berkomitmen pada pemenuhan gizi masyarakat nasional. Badan ini dibentuk pada 15 Agustus 2024 berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024.
BGN sendiri merupakan inisiatif strategis pemerintah Indonesia yang bertugas memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi seluruh masyarakat yangberfokus pada peningkatan kualitas hidup melalui program yang terstruktur, terukur, dan berbasis data.
Saat ini BGN fokus untuk melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
BGN telah memiliki program komprehensif yang dirancang untuk memastikan setiap individu mendapatkan asupan gizi optimal demi mendukung tercapainya Indonesia Emas melalui generasi yang sehat dan berkualitas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu melalui program peningkatan gizi yang berkelanjutan, BGN pun berupaya untuk mewujudkan Indonesia yang lebih kuat karena pembangunan generasi yang sehat dan produktif akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.
Untuk mengetahui bagaimana strategi BGN dalam menjalan tugasnya melaksanakan pemenuhan gizi nasional bagi mewujudkan Generasi Emas Indonesia, berikut pernyataan kepala BGN, Dadan Hindayana, dalam beberapa kesempatan yang dirangkum wartawan Koran Jakarta, Frederikus W Sabini.
Apa target BGN terkaitprogram MBG selama Ramadan?
Sebaiknya Anda baca juga:
BGN memastikan bahwa program MBG akan tetap dijalankan selama Ramadan terutama menyasar ibu hamil dan menyusui serta anak di bawah usia lima tahun atau balita. Selain itu MBG ini bertujuan untuk menekan stunting. Bahkan di 2026 ini kita akan utamakan di 1.000 hari pertama kehidupan.
Oleh sebab itu di hari libur, di Ramadan, program kita akan tetap jalan karena target utama kita adalah ibu hamil, menyusui dan anak balita karena golden time period-nya pendek sekali karena di situlah stunting dicegah kemudian otak berkembang.
Mengingat pentingnya pemenuhan gizi di 1.000 hari pertama dan bahkan dalam kandungan, BGN akan terus berupaya memastikan tidak ada ibu hamil dan anak balita yang terlewatkan untuk menerima MBG di sepanjang tahun ini. Dengan langkah itu diharapkan dapat mendukung target pemerintah untuk menekan serendah mungkin angka stunting nasional.
Sekarang yang menerima manfaat sudah mencapai 60,7 juta hingga kebutuhan rantai pasoknya menjadi sangat signifikan. Alhamdulillah program Makan Bergizi Gratis ini secara ekonomi juga telah memberikan kontribusi yang luar biasa.
Sedangkan menu yang disiapkan tetap memperhatikan kecukupan gizi meskipun dikemas dalam bentuk makanan kering. Untuk anak sekolah yang puasa, dibagikan saat pulang sekolah untuk berbuka.
Pemerintah menegaskan penyesuaian ini merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program MBG sekaligus menghormati pelaksanaan ibadah masyarakat. Pemerintah menilai keberlanjutan pelaksanaan MBG selama Ramadan penting untuk menjaga konsistensi pemenuhan gizi masyarakat, sekaligus memastikan dampak ekonomi program tetap berjalan di tingkat daerah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!