Provinsi Gorontalo Resmi Jadi Daerah Inovatif
📅 Kamis, 26 Feb 2026, 05:05 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
GORONTALO - Provinsi Gorontalo resmi menjadi daerah inovatif, setelah berhasil mencatatkan capaian positif dalam pembangunan inovasi daerah.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di Gorontalo, Rabu (25/2) mengatakan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 400.10.11-6097 Tahun 2025, hasil Indeks Inovasi Daerah (IID) Gorontalo resmi masuk dalam kategori daerah inovatif, setelah pada tahun 2024 masih berada pada kategori kurang inovatif.
Peningkatan status tersebut tidak lepas dari keberhasilan pemerintah daerah dalam mengirimkan 19 inovasi daerah pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 pada laman: https://indeks.inovasi.bskdn.kemendaqri.qo.id/.
Inovasi-inovasi tersebut berasal dari berbagai perangkat daerah dan mencakup peningkatan layanan publik, tata kelola pemerintahan, serta solusi terhadap permasalahan daerah.
Gusnar mengatakan inovasi yang mencapai nilai kematangan di atas angka 100 di antaranya Cegah Stunting Bersama Besti (Bele Mo’osehati), Sistem Penilaian Kelayakan Penerima Jamkesta Provinsi Gorontalo Berbasis Data Regsosek (SPIKER UHC), CERDAS Gizi-Cegah Resiko dengan Data dan Skrining Gizi Anak, serta OPTALA (Optimalisasi Tata Kelola e-PPGBM) oleh Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapula Brigadir Mobile yang bersinergi, mandiri dan kolaboratif (BRIMOB SIMAKO) oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, SAHABAT ON-SIGHT (SAtaau Hari Beres Angkutan Tertib kONfirmasi verifikaSI lanGsung Hasil cepaT) oleh Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, juga Klinik Kepegawaian, Strategi Peningkatan Nilai Indeks Profesionalitas ASN (IP-ASN) oleh Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Gorontalo.
Gubernur Gusnar menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil konsistensi pemerintah daerah, dalam membangun ekosistem inovasi.
Ia mengatakan seluruh inovasi yang diajukan terarah agar memberikan dampak nyata dan juga menekankan pentingnya keberlanjutan inovasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Masuknya Provinsi Gorontalo dalam kategori daerah inovatif pada Indeks Inovasi Daerah 2025 menunjukkan bahwa inovasi telah menjadi bagian dari cara kerja pemerintah daerah. Ini bukan semata capaian angka, tetapi upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” kata Gusnar.
Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo Wahyudin Katili mengatakan capaian ini merupakan hasil kerja seluruh perangkat daerah.
Peningkatan status Provinsi Gorontalo dalam IID 2025 menunjukkan adanya perbaikan pada aspek perencanaan, implementasi dan keberlanjutan inovasi daerah.
“Peningkatan kapasitas aparatur, penguatan kolaborasi lintas sektor serta replikasi inovasi yang telah terbukti efektif akan menjadi strategi ke depan untuk meningkatkan kualitas dan jumlah inovasi daerah pada tahun-tahun mendatang," kata Wahyudin.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam pengembangan inovasi di daerah, Gubernur Gusnar juga telah menyerahkan hadiah voucher umroh kepada Erni Nuraini Mansur dari Dinas Kesehatan sebagai inovator terbaik daerah.
Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat aparatur sipil negara (ASN) lainnya, untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak, berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!