Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Gencarkan Pembangunan Taman Mikro

📅 Rabu, 17 Des 2025, 23:05 WIB | Oleh:
Jakarta Gencarkan Pembangunan Taman Mikro Doc: Jakarta Tourism
Ket. Taman Tebet Eco Park

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuat 267 taman mikro urban (urban micro park) untuk mewujudkan Jakarta kota global dengan meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.

"Saat ini program yang sedang berjalan pembuatan 267 Urban Micro Park di kelurahan, penataan taman, setu, danau, waduk," kata Staf Ahli Gubernur Bidang pembangunan dan tata Kota DKI Jakarta Nirwono Joga dalam Kongres Daerah 2025 Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Jakarta, Rabu.

Nirwono menyoroti tiga isu penting di Jakarta yaitu masalah banjir, kemacetan lalu lintas dan panas ekstrim. Program itu menjadi fokus Gubernur DKI Pramono Anung.

Keberadaan taman mikro ini dinilai memberikan berbagai manfaat seperti memperbaiki sirkulasi udara dan pencahayaan di kawasan padat, menekan potensi penyebaran penyakit seperti TBC, menjadi ruang evakuasi saat bencana, serta menciptakan ruang interaksi publik yang aman dan nyaman bagi warga.

Pemprov DKI menargetkan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) mikro seluas 50 meter persegi di 50 lokasi dalam kurun waktu empat tahun. Program ini akan difokuskan di RW-RW kumuh yang tersebar di seluruh wilayah administrasi Jakarta.

Saat ini terdapat 455 RW kumuh berdasarkan data yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta. Kemudian, program lain yang sedang direncanakan yakni pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) seperti 300 lokasi penghijauan kolong jalan layang dan jembatan.

Lalu penanaman mangrove sepanjang 32 kilometer (km) hingga penananam 500.000 pohon baru dengan target RTH 2030 mencapai 10 persen.

Terkait bidang transportasi yang bertujuan meminimalisir kemacetan, Pemprov DKI juga melakukan pengembangan rute-rute baru Transjabodetabek, dan penambahan bus listrik dari 420 unit menjadi 5.000 unit.

Kemudian, pengembangan kawasan berorientasi transit (transit oriented development/TOD) hingga pengembangan Transjakarta jalur laut untuk mendukung pengembangan Kepulauan Seribu.

"Selain itu kita juga terus mendorong program green and smart building, melakukan percepatan Rapergub bangunan gedung hijau dan hemat energi dan efesiensi pemakaian di gedung milik pemprov," ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan DKI Jakarta, Vera Revina Sari mengatakan Jakarta sedang bergerak menuju kota global yang berakar pada sejarah, budaya, dan inovasi pada 22 Juni 2027.

"Saya harapkan kongres ini bisa menunjukkan semangat kolektif kita bersama, adanya ruang bersama untuk para perencana, pelaku usaha dan stakeholders lainnya untuk bertukar gagasan, inovasi dan implementasi perencanaan yang berkesinambungan," ucap Vera. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.