Playoff Liga Champions: Atalanta Singkirkan Dortmund Lewat Drama Menit Akhir, Lolos ke 16 Besar
📅 Kamis, 26 Feb 2026, 03:50 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
BERGAMO, ITALIA – Atalanta memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions secara dramatis setelah menaklukkan Borussia Dortmund 4-1 dalam laga leg kedua, Kamis (26/2) dini hari WIB. Gol penalti Lazar Samardzic di masa injury time menjadi penentu kemenangan, sekaligus membalikkan agregat menjadi 4-3 untuk klub Italia tersebut.
Datang ke Bergamo dengan keunggulan 2-0 dari leg pertama, Dortmund justru tertekan sejak peluit awal. Atalanta tampil agresif dan berhasil menghapus defisit sebelum turun minum lewat gol Gianluca Scamacca dan Davide Zappacosta.
Tekanan tuan rumah berlanjut di babak kedua. Mario Pasalic membawa Atalanta unggul agregat melalui sundulan memanfaatkan umpan Marten de Roon. Namun Dortmund sempat menjaga asa ketika Karim Adeyemi mencetak gol solo impresif dari tepi kotak penalti, membuat kedudukan kembali imbang secara agregat dan memaksa laga tampak menuju perpanjangan waktu.
Drama terjadi di detik-detik akhir. Bek Dortmund, Ramy Bensebaini, dinilai melakukan pelanggaran berbahaya setelah kaki terangkatnya mengenai wajah Nikola Krstovic di dalam kotak penalti. Wasit Jose Sanchez menunjuk titik putih dan mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Bensebaini usai tinjauan VAR menyatakan kontak tersebut berbahaya, meski sang pemain sempat menyentuh bola lebih dulu.
Samardzic yang maju sebagai algojo tak menyia-nyiakan peluang. Sepakan kaki kirinya pada menit ke-98 bersarang deras ke gawang, praktis menjadi sentuhan terakhir dalam pertandingan yang sarat emosi tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ketika wasit menunjuk titik penalti, saya bahkan tidak tahu siapa yang akan mengambilnya. Semua eksekutor kami sudah diganti. Beruntung Lazar menuntaskannya dengan luar biasa,” ujar Sead Kolasinac kepada DAZN, menggambarkan “pusaran emosi” yang ia rasakan di detik-detik akhir.
Kemenangan ini melanjutkan tren kebangkitan Atalanta di bawah arahan pelatih Raffaele Palladino, yang mengambil alih kursi kepelatihan dari Ivan Juric pada November lalu. Di kompetisi domestik sepanjang 2026, Atalanta belum terkalahkan dalam 10 pertandingan.
Lebih dari sekadar tiket 16 besar, hasil ini juga menyelamatkan wajah wakil Italia di Liga Champions musim ini. Sehari sebelumnya, Inter Milan secara mengejutkan tersingkir, membuat Atalanta dan Juventus yang masih harus membalikkan defisit agregat besar, menjadi harapan terakhir Serie A. Terakhir kali klub Serie A gagal menembus 16 besar Piala/Liga Champions terjadi pada musim 1987-88.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di babak berikutnya, Atalanta akan menghadapi salah satu raksasa Eropa: pemuncak klasemen Liga Inggris Arsenal atau juara Jerman Bayern Munich, dengan undian digelar Jumat mendatang.
Bagi Dortmund, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Finalis 2024 itu mencatatkan eliminasi tercepat mereka di Liga Champions sejak 2021-22. Kapten Emre Can mengakui timnya pantas tersingkir.
“Jika Anda membuat begitu banyak kesalahan individu, akan sangat sulit untuk melaju. Kami memang kurang beruntung, tetapi sejujurnya kami tidak pantas lolos,” ujarnya.
Pelatih Niko Kovac sebelumnya menyebut peluang timnya “50-50” meski unggul dua gol pada leg pertama. Kenyataannya, Dortmund gagal membendung intensitas Atalanta dan harus segera bangkit, karena akhir pekan ini mereka sudah ditunggu laga berat melawan pemuncak Bundesliga, Bayern Munich.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!