Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pheasant, Sebidang Tanah yang “Berpindah Negara” Setiap Enam Bulan

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 07:07 WIB | Oleh:

Simbol Perdamaian

Di era ketika pulau-pulau kecil sering menjadi sumber sengketa geopolitik dari Laut Tiongkok Selatan hingga wilayah Arktik, Pulau Pheasant menunjukkan pendekatan berbeda. Ia tidak memiliki sumber daya alam bernilai tinggi, tidak menjadi jalur perdagangan penting, dan tidak menawarkan keuntungan ekonomi signifikan. Namun justru karena itulah ia menjadi ruang kompromi yang stabil.

Nilai pulau ini bukan pada luasnya, melainkan pada simbolismenya. Ia menunjukkan bahwa sengketa wilayah tidak selalu harus berakhir dengan dominasi satu pihak. Kepercayaan timbal balik dan mekanisme administratif yang jelas dapat menciptakan solusi jangka panjang tanpa kekerasan.

Pulau Kecil dengan ­Resonansi Besar

Secara geografis, Pulau Pheasant hanyalah titik hijau kecil di peta Eropa Barat. Pepohonannya tetap sama, arus Sungai Bidasoa terus mengalir, dan burung-burung masih bertengger di dahannya. Namun setiap enam bulan, secara hukum, ia berubah kewarganegaraan.

Ritme sunyi ini menjadi metafora yang kuat: perdamaian tidak selalu hadir dalam bentuk deklarasi megah atau seremoni besar. Kadang ia hadir dalam konsistensi menjalankan kesepakatan, dalam pergantian administratif yang nyaris tak terdengar, dan dalam kesediaan dua negara untuk berbagi ruang tanpa saling meniadakan.

Pulau kecil itu tidak bergerak sedikit pun. Tetapi dalam kalender hukum internasional, ia terus berpindah menjadi bukti bahwa kompromi, jika dirawat dengan baik, bisa bertahan lebih lama daripada konflik yang ­melahirkannya. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

35 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.