Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Klarifikasi Isu VAR: Ratchaburi FC Tetap Sah Melaju di ACL

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 21:40 WIB | Oleh:
Klarifikasi Isu VAR: Ratchaburi FC Tetap Sah Melaju di ACL Doc: The AFC
Ket. Seperti telah kami beritakan sebelumnya, setelah melalui investigasi internal tim Koran Jakarta didapatkan fakta bahwa kabar tersebut tidak benar. Tidak ada keputusan resmi yang menyatakan pembatalan hasil maupun sanksi diskualifikasi terhadap klub asal Thailand tersebut.

JAKARTA - Berita kami sebelumnya yang berjudul "FIFA dan AFC Diskualifikasi Tim Ratchaburi FC, Persib Bandung Resmi Lolos", setelah melalui investigasi internal tim Koran Jakarta didapatkan fakta bahwa kabar tersebut tidak benar. Tidak ada keputusan resmi yang menyatakan pembatalan hasil maupun sanksi diskualifikasi terhadap klub asal Thailand tersebut.

Klaim yang beredar menyebut Ratchaburi FC dicoret dari ajang AFC Champions League Two musim 2025/2026. Narasi ini ramai muncul di media sosial pasca tersingkirnya Persib Bandung pada babak 16 besar.

Isu tersebut mengaitkan kemenangan agregat Ratchaburi dengan dugaan kesalahan VAR serta potensi pelanggaran administratif. Namun penelusuran terhadap dokumen resmi dan rilis federasi tidak menemukan adanya sanksi apa pun terhadap klub tersebut.

Dalam fase grup musim ini, Ratchaburi tergabung di Grup F dan mengoleksi sembilan poin untuk lolos sebagai runner-up. Pencapaian itu mengantar mereka bertemu Persib di fase gugur dengan sistem kandang dan tandang.

Pada leg pertama yang digelar di Thailand, Ratchaburi menang meyakinkan 3-0. Sementara pada leg kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Persib hanya mampu unggul 1-0 setelah golnya ditinjau melalui VAR sebelum disahkan.

Secara agregat, skor akhir menjadi 3-1 untuk Ratchaburi. Berdasarkan regulasi kompetisi, hasil tersebut otomatis memastikan kelolosan mereka ke babak perempat final.

Spekulasi diskualifikasi muncul karena adanya kontroversi keputusan wasit dalam leg kedua. Sejumlah pihak menilai terdapat keputusan yang merugikan tim tuan rumah sehingga memicu asumsi adanya potensi pembatalan hasil.

Namun dalam regulasi resmi Asian Football Confederation, kesalahan teknis wasit atau VAR tidak serta-merta membatalkan hasil pertandingan. Evaluasi biasanya hanya menyasar perangkat pertandingan kecuali ditemukan pelanggaran administratif serius melalui proses disipliner.

Diskualifikasi dalam turnamen kontinental umumnya berkaitan dengan penggunaan pemain ilegal atau pelanggaran lisensi klub. Hingga kini tidak ada laporan resmi yang menyebut Ratchaburi melakukan pelanggaran tersebut.

Nama Ratchaburi juga tetap tercantum dalam daftar resmi peserta perempat final yang dirilis AFC. Tidak terdapat perubahan status maupun catatan sanksi dalam pembaruan kompetisi terbaru.

Pihak FIFA juga tidak mengeluarkan pernyataan terkait pembatalan hasil pertandingan tersebut. Absennya keputusan dari dua otoritas ini semakin menegaskan bahwa rumor yang beredar tidak berdasar.

Memang di luar lapangan terjadi ketegangan suporter setelah laga leg kedua berakhir. Situasi tersebut turut memperkeruh suasana dan mempercepat penyebaran klaim yang belum terverifikasi.

Berdasarkan hasil investigasi redaksi dan penelusuran terhadap regulasi kompetisi, Ratchaburi tetap berstatus peserta sah. Kelolosan mereka ke perempat final sepenuhnya didasarkan pada hasil pertandingan resmi.

Dengan demikian, isu diskualifikasi dapat dikategorikan sebagai informasi yang tidak akurat. Hingga terdapat keputusan resmi dari AFC, status Ratchaburi di ACL 2 tetap valid dan diakui secara administratif maupun kompetitif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Iran Lawan Selandia Baru, Laga “Pelengkap”

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Iran Lawan Sel...
Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Siapkan...
Megapolitan
Pembangunan Bogor Akan Mend...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp75.750/...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gol Bunuh Diri Selamatkan Belgia dari Kekalahan saat Imbang 1-1 Lawan Mesir

Gol Bunuh Diri Selamatkan Belgia dari Kekalahan saat Imbang 1-1 Lawan Mesir

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.