Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bekasi Berbenah Jelang Lebaran, Jalan 33 Km Jalur Mudik Diperbaiki

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bekasi Berbenah Jelang Lebaran, Jalan 33 Km Jalur Mudik Diperbaiki Doc: ANTARA/ Pradita Kurniawan Syah.
Ket. Ilustrasi -Kondisi jalan rusak di Ruas KH. Raden Ma'mun Nawawi pada titik Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

BEKASI – Perbaikan jalur lintasan mudik Idul Fitri itu penting banget, apalagi menjelang arus pulang kampung yang biasanya padat merayap.

Jalan yang mulus dan aman bukan cuma bikin perjalanan lebih nyaman, tapi juga mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan panjang yang bikin stres di jalan.

Kalau infrastruktur sudah disiapkan dari jauh-jauh hari—mulai dari tambal sulam jalan rusak, perbaikan jembatan, sampai penambahan rambu dan penerangan—pemudik bisa lebih tenang.

Waktu tempuh pun jadi lebih terprediksi, sehingga momen kumpul bareng keluarga tidak terganggu drama di perjalanan.

Intinya, perbaikan jalur mudik bukan sekadar proyek rutin tahunan, tapi bentuk perhatian agar tradisi pulang kampung tetap aman, lancar, dan penuh cerita bahagia.

Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memperbaiki total 33 kilometer jalur lintasan mudik Idul Fitri 1447 Hijriah terdiri atas dua ruas utama yakni Pantura dengan status jalan negara serta Kalimalang yang berstatus jalan kabupaten.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln mengatakan, perbaikan dua jalur krusial lintasan mudik itu akan dikebut agar bisa dilalui pemudik pada H-10 Lebaran 2026 Masehi.

"Ada dua jalur yang menjadi atensi khusus pemerintah daerah dan harus ditangani segera. Pertama Jalan Negara dari batas Kota Bekasi sampai batas Karawang kemudian Jalan Inspeksi Kalimalang," katanya di Cikarang, Rabu (25/2).

Ia menjelaskan, perbaikan jalur lintasan mudik Pantura atau Jalan Negara saat ini masih bersifat sementara karena kewenangan berada di Pemerintah Pusat. Pemkab Bekasi telah menyurati Balai Jalan Jakarta-Jawa Barat terkait kerusakan tersebut.

"Kemarin sudah dilakukan penambalan, tapi sifatnya sementara. Kalau hujan dan dilewati kendaraan berat, biasanya cepat lepas. Harapannya bisa permanen," ucapnya.

Sementara untuk Ruas Jalan Inspeksi Kalimalang, pemerintah daerah menyiapkan perbaikan berkala di sejumlah titik kerusakan yang dianggap kritis menjelang periode arus mudik Lebaran tahun ini.

"Kalimalang ada beberapa titik yang kita kerjakan. Fokus kita memang di dua jalur ini karena menjadi jalur utama lintasan pemudik," ujarnya.

Selain dua ruas utama tersebut, Pemkab Bekasi juga menyiapkan perbaikan pada ruas pendukung seperti Jalan Pilar-Sukatani dan Tambun Selatan yang menjadi akses penghubung menuju Jalan Negara maupun Kalimalang.

Pihaknya mengalokasikan anggaran senilai Rp11 miliar untuk perbaikan berkala jalan kabupaten meski harus menyesuaikan kembali titik-titik perbaikan mengingat telah terjadi kerusakan baru yang muncul di lokasi berbeda dari rencana awal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden yg terhormat tolong cek ricek hasil ...
    92:8 hanya berlaku ntk Bike Hemat saja, untuk ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

BMKG Catat 235 Gempa Susulan di Flores

4 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG Catat 235 Gempa Susula...
Nasional
Terus Bertambah! Gempa Dahs...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.