Panama Ambil Alih Kendali Pelabuhan Terusan Panama dari Kelompok Asal Hong Kong, AS Menyambut Baik
📅 Selasa, 24 Feb 2026, 13:27 WIB | Oleh: Lili LestariPemerintah Hong Kong mengajukan "protes keras" pada hari Selasa, dengan menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "tindakan yang kasar" tersebut telah "melanggar hak dan kepentingan sah perusahaan-perusahaan Hong Kong secara serius."
Tidak Ada PHK
Kantor Urusan Hong Kong dan Makau Tiongkok sebelumnya telah memperingatkan, Panama akan membayar "harga yang mahal, baik secara politik maupun ekonomi" karena mencabut tender Hutchison.
Panama mengatakan APM Terminals, anak perusahaan dari grup Maersk Denmark, akan mengoperasikan pelabuhan Balboa, dan Terminal Investment Limited, yang dimiliki oleh raksasa logistik MSC, akan mengoperasikan pelabuhan Cristobal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri Tenaga Kerja Jackeline Munoz memastikan bahwa "tidak akan ada PHK" di kedua terminal yang mempekerjakan sekitar 1.200 orang tersebut.
Menyusul putusan pengadilan pada bulan Januari, Otoritas Maritim Panama mengatakan sebuah divisi dari Maersk Group akan mengambil alih sementara pengoperasian fasilitas tersebut.
Minggu lalu, Hutchison memperingatkan kemungkinan tindakan hukum terhadap Maersk dan pihak lain atas pembatalan kontraknya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perusahaan Hong Kong tersebut mengatakan akan menantang keputusan Panama di hadapan Kamar Dagang Internasional.
Duta Besar AS untuk Panama, Kevin Cabrera, membela otoritas Panama, mengatakan bahwa mereka berhak "untuk membiarkan sistem peradilan mereka membuat keputusan sendiri" dan bahwa putusan Mahkamah Agung "sangat baik" bagi rakyat Panama.
Terusan Panama dibangun oleh Amerika Serikat, yang mengoperasikannya selama satu abad sebelum menyerahkan kendali kepada Panama pada tahun 1999.
Pada hari pertamanya kembali di Gedung Putih tahun lalu, Trump mengancam akan merebut terusan tersebut.
Ia meredakan ancamannya setelah otoritas Panama memutuskan bahwa konsesi tersebut bertentangan dengan kepentingan Panama.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!