Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paus Leo XIV Kecam Kurangnya Kemauan Politik Atasi Perubahan Iklim

📅 Selasa, 18 Nov 2025, 08:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Paus Leo XIV Kecam Kurangnya Kemauan Politik Atasi Perubahan Iklim Doc: Vatican Media
Ket. Paus Leo XIV menyampaikan pidatonya dalam Konferensi Internasional "Meningkatkan Harapan untuk Keadilan Iklim" sebagai bagian dari Peringatan 10 Tahun Ensiklik Laudato Si.

VATICA CITY - Paus Leo XIV mendesak "tindakan konkret" terkait perubahan iklim dan mengeluhkan kurangnya kemauan untuk bertindak, saat ia berpidato di hadapan para pemuka agama di sela-sela KTT Iklim PBB (COP30) di Brasil.

Vatikan merilis pidato Paus Leo kepada gereja-gereja di belahan bumi selatan yang berkumpul di sela-sela perundingan iklim PBB di Belem, Brasil, di mana ia menyebut wilayah Amazon sebagai "simbol hidup ciptaan yang sangat membutuhkan perhatian".

"Ciptaan berseru dalam banjir, kekeringan, badai, dan panas yang tak henti-hentinya," kata Paus pada  Senin (17/11).

"Satu dari tiga orang hidup dalam kerentanan yang sangat besar akibat perubahan iklim ini. Bagi mereka, perubahan iklim bukanlah ancaman yang jauh, dan mengabaikan orang-orang ini sama saja dengan mengingkari kemanusiaan kita bersama," tambahnya.

"Yang gagal adalah kemauan politik sebagian orang."

Negosiasi iklim PBB memasuki tahap akhir minggu ini, dengan negara-negara terpecah belah dalam isu-isu utama ketika para menteri mulai berdatangan pada hari Senin untuk mengambil alih negosiasi.

"Masih ada waktu untuk menjaga kenaikan suhu global di bawah 1,5°C, tetapi peluangnya semakin sempit," Leo memperingatkan. Ia menyerukan "tindakan nyata", sembari memperjuangkan Perjanjian Paris yang bersejarah.

Paus Bela Perjanjian Paris

Perjanjian bersejarah tahun 2015 bertujuan untuk menjaga kenaikan suhu "jauh di bawah" 2°C dibandingkan dengan tingkat pra-industri dan, jika memungkinkan, hingga 1,5°C.

Perjanjian Paris adalah "alat terkuat untuk melindungi manusia dan planet ini", kata Leo. Ia mengecam kurangnya upaya dari beberapa pemimpin, yang tidak disebutkan namanya.

"Kepemimpinan sejati berarti layanan dan dukungan dalam skala yang benar-benar akan membuat perbedaan," ujarnya. Ia mendesak aksi iklim yang lebih tegas untuk mewujudkan "sistem ekonomi yang lebih kuat dan lebih adil".

"Mari kita bersama-sama mengirimkan sinyal global yang jelas: negara-negara berdiri dalam solidaritas yang teguh di balik Perjanjian Paris dan kerja sama iklim," ujarnya.

Sejak dilantik sebagai Paus pada bulan Mei, Paus kelahiran Chicago, AS yang menghabiskan sekitar 20 tahun sebagai misionaris di Peru ini mendesak pemerintah untuk lebih menekan mereka agar menghentikan perubahan iklim.

Bulan lalu, dalam sebuah konferensi iklim di dekat Roma, ia menyerukan "konversi ekologis" untuk membantu masyarakat rentan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Dahlah paling bener emg kudu dihimbau sih masyarakat ...
    Haturnuhun pak Agus, sim Kuring setuju Jeung bapak.
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Kabut Asap Dampak Kebakaran Belum Ganggu Bandara Singkawang

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kabut Asap Dampak Kebakaran...
Nasional
Perlu Segera Menghitung Ket...

Sepanjang Juni Lalu Ekonomi Bali Tumbuh Lumayan

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Sepanjang Juni Lalu Ekonomi...

Perum Bulog Singkawang Serap 7.862,97 Ton Gabah Petani

32 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Perum Bulog Singkawang Sera...
Daerah
BPBD: Pohon Tumbang Menimpa...
Nasional
Pangdam Merdeka Tuntut Bint...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Harga Cabai Rawit Rp61.350/Kg, Telur Ayam Rp29.450/Kg

Harga Cabai Rawit Rp61.350/Kg, Telur Ayam Rp29.450/Kg

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.