Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiga Pegawai SPBU Dianiaya Oknum Aparat Berawal dari Tolak Isi Pertalite, Ini Kronologinya

📅 Senin, 23 Feb 2026, 20:43 WIB | Oleh:
Tiga Pegawai SPBU Dianiaya Oknum Aparat Berawal dari Tolak Isi Pertalite, Ini Kronologinya Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Lokasi penganiayaan petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 3413901 oleh diduga oknum polisi di kawasan Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (23/2).

JAKARTA - Tiga pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 3413901 di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang oknum aparat.

"Iya betul, ada tiga korban pegawai kami yang diduga dianiaya oleh oknum aparat," kata salah satu Staf SPBU 3413901, Mukhlisin (38) saat ditemui di SPBU Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (23/2).

Mukhlisin menjelaskan, peristiwa yang terjadi pada Minggu (22/2) sekitar pukul 22.00 WIB itu bermula ketika seorang pelanggan datang untuk mengisi Pertalite.

Saat dilakukan pemindaian kode batang (barcode), nomor polisi (nopol) kendaraan terdaftar sesuai dalam sistem, namun jenis mobil yang digunakan tidak cocok dengan data yang tertera.

"Pelanggan tersebut mengisi Pertalite. Nomor barcode-nya sesuai, tapi mobilnya tidak sesuai dengan yang terdaftar. Jadi, peraturan di SPBU, nomor polisi dan mobil harus sesuai dengan datanya," jelas Mukhlisin.

Sesuai prosedur operasional standar (SOP), petugas kemudian menolak pengisian Pertalite dan memberikan solusi alternatif. Pelanggan diarahkan untuk mengisi Pertamax, yang tidak menggunakan sistem kode batang.

"Kalau tidak sesuai barcode, kami arahkan ke Pertamax. Karena Pertamax tidak pakai barcode, jadi tetap bisa dilayani. Untuk Pertalite memang wajib sesuai data," ujar Mukhlisin.

Namun, penolakan itu diduga memicu emosi pelanggan. Insiden pun terjadi dan berujung pada dugaan aksi kekerasan terhadap tiga pegawai SPBU.



Tiga korban

Mukhlisin menyebutkan total ada tiga korban dalam kejadian tersebut, yakni satu staf dan dua operator.

Mereka adalah Ahmad Khoirul Anam, yang telah bekerja sekitar lima tahun sebagai staf, Lukmanul Hakim, operator yang baru enam bulan bekerja setelah lulus SMK dan Abud Mahmudin, operator dengan masa kerja sekitar empat tahun.

"Khoirul Anam kena tamparan di pipi. Lukman dipukul di rahang sebelah kanan. Sementara Abud dipukul di bawah mata dan di pipi dekat mulut sampai giginya goyang," kata Mukhlisin.

Saat kejadian, satu operator sedang bertugas, satu staf berada di lokasi dan satu operator lainnya yang sebenarnya sudah selesai bekerja ikut keluar karena situasi ramai.

Akibat insiden tersebut, ketiganya mengalami syok. Meski tidak dirawat di rumah sakit, para korban untuk sementara diliburkan sehari dan digantikan oleh staf lain.

"Saat ini mereka syok, tapi cukup istirahat di rumah masing-masing," ucap Mukhlisin.

Aksi tersebut viral di media sosial Instagram pada akun @nestagram. Terlihat dalam rekaman kamera pengawas (closed circuit television/CCTV) tersebut seorang pria mengenakan pakaian hitam memukul, menampar, hingga mendorong pegawai SPBU.

Terlihat juga pria tersebut tengah membentak dan menunjuk pegawai yang bertugas dan menolak pengisian Pertalite. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PROFIL BINTANG

Joshua Kimmich

38 menit yang lalu | Opik

Olahraga
Joshua Kimmich
Rona
Anak Rawan Terkena Diare da...

Hampir Seluruh Indonesia Hari Ini Berawan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Hampir Seluruh Indonesia Ha...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jadwal Lengkap Konser Musik di Jakarta Fair Kemayoran PRJ 2026

Jadwal Lengkap Konser Musik di Jakarta Fair Kemayoran PRJ 2026

09 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.