Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Serang Temukan Salah Satu Cara Jitu Atasi Masalah Sampah

📅 Jumat, 20 Feb 2026, 18:28 WIB | Oleh:
Serang Temukan Salah Satu Cara Jitu Atasi Masalah Sampah Doc: ist
Ket. pengelolaan sampah

SERANG – Masalah sampah membuat pusing banyak daerah. Ada berbagai alternatif untuk mengatasinya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, memiliki salah satu solusi. Caranya, mendorong pembangunan dan optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di seluruh kecamatan serta memfasilitasi pembentukan bank sampah di setiap desa guna mengatasi persoalan sampah di wilayah tersebut.

Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, di Serang, Kamis, mengatakan bahwa pengelolaan sampah saat ini tidak lagi dapat dilakukan secara konvensional, melainkan memerlukan pendekatan sistemik, terpadu, dan berkelanjutan dari hulu ke hilir.

"Perubahan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebijakan pengelolaan sampah. Kami akan memperkuat regulasi yang mewajibkan pemilahan sejak dari sumber, baik rumah tangga, pasar, kawasan industri, maupun fasilitas umum," ujar Najib.

Najib menjelaskan bahwa Pemkab Serang akan menyusun program khusus pengelolaan sampah terpadu di wilayah pasar dan pusat ekonomi. Program tersebut mencakup penyediaan sarana prasarana pemilahan, pengangkutan terjadwal, hingga sosialisasi berkelanjutan bagi para pedagang.

Terkait keberadaan bank sampah, ia menegaskan bahwa unit tersebut merupakan bagian dari strategi manajemen untuk memilah sampah secara ekonomi. Hal ini diharapkan dapat mengurangi beban volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Melalui bank sampah, kita melakukan pemberdayaan dan edukasi kepada masyarakat di tingkat desa. Sampah yang memiliki nilai ekonomi dipilah di awal, sehingga tidak semua harus dikirim ke TPA," tuturnya.

Selain itu, Pemkab Serang juga berencana menambah pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) sesuai dengan kenaikan produksi sampah harian. Langkah ini juga menjadi antisipasi potensi kenaikan volume sampah dari Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Pemerintah daerah juga menargetkan pengiriman volume sampah minimal 500 ton per hari ke lokasi Pengolah Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai bagian dari program strategis bersama Kota Serang dan Cilegon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

59 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.