Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ribut-ribut BPJS, RSCM Pastikan Pasien JKN PBI Tetap Dilayani Meski Status Nonaktif

📅 Jumat, 13 Feb 2026, 08:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ribut-ribut BPJS, RSCM Pastikan Pasien JKN PBI Tetap Dilayani Meski Status Nonaktif Doc: Bakom RI
Ket. Direktur Medis dan Keperawatan RSCM dr. Renan Sukmawan (tengah) dalam konferensi pers di RSCM, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

JAKARTA - Manajemen Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menegaskan pelayanan kesehatan di rumah sakit tetap berjalan bagi seluruh pasien, terutama dalam kondisi darurat, meski status kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) sedang tidak aktif.

"RSCM selalu menerapkan patient first. Layani pasiennya dulu, administrasi belakangan," ujar Direktur Medis dan Keperawatan RSCM dr. Renan Sukmawan dalam keterangan di Jakarta, Jumat, merespons isu penolakan pasien BPJS PBI nonaktif yang sempat ramai diperbincangkan.

Ia menegaskan RSCM terus memastikan bahwa pasien mendapatkan penanganan medis terlebih dahulu, sementara persoalan administrasi dapat diselesaikan kemudian.

Menurut dia, keselamatan pasien menjadi prioritas utama dalam setiap pelayanan, termasuk bagi peserta PBI yang status kepesertaannya belum aktif.

Renan menjelaskan untuk kasus penyakit katastropik atau kondisi yang mengancam nyawa, sistem akan melakukan aktivasi secara otomatis.

Ia pun berharap informasi ini dapat memberikan rasa tenang di masyarakat.

Oleh karenanya, Renan kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu datang ke rumah sakit meski menghadapi kendala administrasi atau pembiayaan.

"Setiap saat kami akan layani. Jangan pikir administrasi. Bahkan kalau misalnya memang tidak ada dana sama sekali, tidak akan kami permasalahkan, yang penting nyawanya bisa tertolong," katanya.

Selain memastikan keberlangsungan layanan, RSCM juga terus memperkuat kapasitas pelayanan, khususnya ketersediaan jumlah tempat tidur.

Peningkatan kapasitas dilakukan seiring meningkatnya jumlah pasien yang datang setiap tahun, dengan mayoritas merupakan kasus rujukan penyakit berat yang membutuhkan penanganan intensif.

"RSCM terus mengembangkan kapasitasnya, dari sebelumnya dua tahun yang lalu, 900 tempat tidur, sekarang 1.280," kata Renan Sukmawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PT KAI Operasikan 39 Trainset Baru

46 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
PT KAI Operasikan 39 Trains...
Ekonomi
OJK Catat Puluhan Ribu Lapo...
Nasional
KAI Catat Volume Angkutan P...
Daerah
KAI: Kunjungan Wisata Solo ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.