Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo Gagas Proyek “Gentengisasi”, Gubernur Pramono Dukung Perindah Wajah Indonesia

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 17:48 WIB | Oleh:
Prabowo Gagas Proyek “Gentengisasi”, Gubernur Pramono Dukung Perindah Wajah Indonesia Doc: ANTARA/HO-Sekretariat Presiden
Ket. Presiden Prabowo Subianto mengemukakan gagasan gentengisasi untuk memperindah wajah Indonesia di mata wisatawan mancanegara dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan Presiden Prabowo Subianto terkait proyek “gentengisasi” sebagai bagian dari upaya memperindah wajah Indonesia.

“Untuk seng, diubah menjadi genteng, 1.000 persen saya setuju,” kata Pramono di Jakarta Barat, Selasa (3/2).

Dia pun mengaku mendukung gagasan tersebut karena menginginkan agar Jakarta sebagai kota global, tampak indah dan rapi.

Untuk itu, dia menegaskan seluruh arahan Presiden Prabowo tersebut segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kendati demikian, dia belum merinci penerapan kebijakan "gentengisasi" tersebut, yakni dengan mengganti atap rumah-rumah di Jakarta yang masih menggunakan seng atau metode lainnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginginkan adanya gerakan nasional penggantian atap seng menjadi genteng berbahan tanah liat atau "gentengisasi" sebagai bagian dari upaya memperindah wajah Indonesia.

Saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, Presiden mengatakan penggunaan atap seng masih banyak mendominasi rumah-rumah di Indonesia.

Menurutnya, hal itu tidak hanya membuat lingkungan terlihat kurang indah, tetapi juga berdampak pada kenyamanan penghuni rumah karena cenderung panas dan mudah berkarat.

"Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi, nanti ini gerakannya adalah gerakan, proyeknya adalah proyek gentengisasi seluruh Indonesia," ujar Prabowo.

Gagasan proyek gentengisasi nasional itu, kata Prabowo, akan melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai ujung tombak produksi.

Nantinya, koperasi akan dilengkapi dengan pabrik genteng skala lokal, dengan peralatan yang relatif terjangkau. Selain itu, bahan baku yang digunakan juga mudah diperoleh karena berasal dari tanah yang dapat dicampur dengan bahan lain sehingga lebih ringan dan kuat.

Presiden berharap dalam dua hingga tiga tahun ke depan, wajah Indonesia akan berubah lebih indah, serta terbebas dari atap-atap seng berkarat yang dinilai sebagai simbol kemunduran. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.