Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bangka Barat Kembangkan Bukit Kukus Jadi Destinasi Wisata Unggulan

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bangka Barat Kembangkan Bukit Kukus Jadi Destinasi Wisata Unggulan Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat Fachriansyah puncak Bukit Kukus, Desa Airbelo, Mentok, Kepulauan Bangka Belitung. Pemerintah Kabupaten Bangka Barat memberikan pendampingan pengurus Kelompok Sadar Wisata sebagai upaya mengembangkan potensi wisata alam Bukit Kukus agar semakin ramai dikunjungi wisatawan.

Bangka Barat, Babel - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pendampingan pengurus kelompok sadar wisata (pokdarwis) sebagai upaya mengembangkan potensi wisata alam Bukit Kukus agar semakin ramai dikunjungi wisatawan.

"Kita melakukan pendampingan agar wisata alam Bukit Kukus di Desa Airbelo, Mentok, ini mampu menjadi salah satu tujuan wisata unggulan daerah, sehingga bisa memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar," Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat Fachriansyah di Mentok, Senin (10/8).

Menurut dia, pembukaan destinasi wisata alam baru ini merupakan langkah awal untuk memperluas pengembangan pariwisata di Kecamatan Mentok.

"Kita ingin keberadaan wisata baru ini sejalan dengan arah pembangunan pariwisata daerah, kita juga mendorong agar masyarakat dan pokdarwis selalu menjaga keseimbangan antara kepentingan wisata, kelestarian lingkungan dan masyarakat," katanya.

Ia mengatakan Bukit Kukus tidak hanya menawarkan panorama alam yang asri dan alami sebagai daya tarik wisata. Namun, bisa dikembangkan menjadi rangkaian destinasi wisata yang memadukan wisata sejarah dan wisata pendidikan serta interaksi dengan masyarakat sekitar. 

"Lokasi ini cukup dekat dengan Jembatan Inggris, wisatawan nantinya tidak hanya diajak menikmati suasana bukit, tetapi juga memperoleh informasi mengenai sejarah dan perkembangan kawasan di sekitarnya," katanya.

Ia berharap pendekatan tersebut mampu menambah nilai tujuan wisata sehingga jumlah wisatawan meningkat. Para pengunjung tidak sekadar datang untuk melihat pemandangan atau merekam foto, tetapi juga memahami cerita yang melekat pada tempat yang mereka datangi.

Aspek pendidikan lingkungan perlu dikenalkan melalui pemanfaatan teknologi sederhana, misalnya keberadaan sejumlah pohon di kawasan Bukit Kukus dilengkapi barcode yang dapat dipindai oleh pengunjung.

Melalui barcode tersebut, pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai jenis pohon dan manfaatnya. Cara ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat, terutama generasi muda, mengenai tumbuhan dan pentingnya menjaga kawasan hijau.

Konsep tersebut sekaligus membuka peluang agar wisata alam memiliki fungsi pendidikan, karena berbagai jenis pohon yang sebelumnya hanya menjadi bagian dari lanskap dapat dikenali lebih jauh sebagai bagian penting dari lingkungan.

"Kita juga mengarahkan agar Bukit Kukus dikembangkan agar aktivitas wisata memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat, salah satunya adalah memanfaatkan lahan warga di sekitar kawasan untuk pengembangan tanaman buah," katanya.

Menurut dia, jika pola itu diterapkan dan dikelola dengan tepat, maka kebun tersebut dapat menjadi lokasi wisata petik buah sekaligus menjadi sumber pendapatan tambahan bagi pemilik lahan.

Wisatawan nantinya berpotensi memiliki pilihan aktivitas yang lebih beragam. Setelah menikmati kawasan bukit, mereka dapat mengunjungi kebun masyarakat, membeli produk pertanian, menikmati makanan lokal, maupun membawa hasil pertanian sebagai oleh-oleh.

Dengan pola tersebut, manfaat ekonomi pariwisata dapat menyebar lebih luas, bukan hanya pengelola destinasi yang memperoleh pendapatan, tetapi juga petani, pelaku UMKM, pedagang, pemilik lahan dan warga lainnya.

"Kreativitas masyarakat dapat menjadi kekuatan dalam membangun daya tarik wisata, contohnya pengembangan destinasi di Belitung yang mampu menjadikan barang sederhana sebagai objek wisata dan menghasilkan nilai ekonomi yang besar," katanya.

Hal tersebut menunjukkan pembangunan destinasi tidak selalu membutuhkan fasilitas mahal, namun dengan adanya ide kreatif dan kemampuan membaca potensi lokal dapat menjadi modal penting dalam menarik wisatawan.

"Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, kita optimistis tantangan membangun sistem pengelolaan yang mampu mempertahankan keindahan alam sekaligus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat akan mampu diatasi dengan baik sehingga wisata ini semakin berkembang, maju dan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian dan kesejahteraan warga sekitar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.