Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jangan Hanya Ke Pasar Tanah Abang, Coba Juga ke Cipulir

📅 Jumat, 13 Feb 2026, 13:07 WIB | Oleh:
Jangan Hanya Ke Pasar Tanah Abang, Coba Juga ke Cipulir Doc: ist
Ket. suasan pasar cipulir

JAKARTA – Selama ini banyak warga lebih sering berburu pakaian ke Pasar Tanah Abang. Padahal ada juga alternative, seperti Pasar Cipulir. Coba sekali-kali ke sini. 

Pengelola Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, mengungkapkan bahwa puncak keramaian di pasar grosir tekstil tersebut terjadi sekitar satu bulan sebelum Ramadhan seiring meningkatnya kebutuhan pedagang menyiapkan stok barang menjelang Idul Fitri.

"Biasanya ramai pada satu bulan sebelum Ramadhan," kata Manager Area Pasar Jaya 10, Muhammad Ikhsan saat ditemui di Pasar Cipulir Jakarta, Jumat.

Ikhsan mengatakan, puncak aktivitas pasar biasanya terjadi satu bulan menjelang puasa dan setelahnya aktivitas pasar cenderung menurun.

Pada periode tersebut, para pedagang dari berbagai daerah datang untuk berbelanja dalam jumlah besar guna memenuhi kebutuhan penjualan di wilayah masing-masing.

"Tapi kalau sudah mau Lebaran sampai sebulan setelah Lebaran, itu biasanya sepi karena mereka sudah fokus jualan di daerah masing-masing,” katanya.

Menurut pengelola, pola kunjungan ke Pasar Cipulir bersifat musiman lantaran pedagang eceran dari wilayah penyangga Jakarta hingga luar Pulau Jawa memanfaatkan periode tersebut untuk mengamankan stok.

Hal itu karena pembeli umumnya ingin memastikan kualitas bahan, warna serta detail produk sebelum melakukan pembelian dalam jumlah besar.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Mayoritas pembeli merupakan pedagang yang kembali ke daerahnya masing-masing untuk menjual ulang barang yang dibeli dari Cipulir," katanya.

Pasar Cipulir dikenal sebagai salah satu sentra grosir tekstil di Jakarta selain Pasar Tanah Abang. Keunggulan pasar ini terletak pada variasi produk tekstil yang cukup lengkap dengan harga grosir yang kompetitif.

Selain kain, sejumlah pedagang juga menyediakan pakaian jadi seperti gamis, mukena, sarung serta perlengkapan ibadah lainnya yang permintaannya meningkat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Selain faktor musiman, dinamika perdagangan di Pasar Cipulir juga dipengaruhi perubahan pola belanja masyarakat.

Dalam beberapa tahun terakhir, sebagian pedagang mulai memanfaatkan pemesanan daring untuk menjangkau konsumen secara lebih luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Jakarta Model Percontohan Pelayanan Terpadu

59 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.