Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bawa Payung, Jakarta Hujan Nanti Sore. Cuaca Sangat Buruk, Kenakan Masker

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 10:12 WIB | Oleh:
Bawa Payung, Jakarta Hujan Nanti Sore. Cuaca Sangat Buruk, Kenakan Masker Doc: ist
Ket. hujan

JAKARTA – Musim tengah anomali. Jakarta sore ini akan hujan deras. Sedangkan udara di Jakarta sangat buruk. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah DKI Jakarta diguyur hujan ringan pada Selasa sore ini.

Jakarta Barat pagi ini diprakirakan berawan tebal, lalu masih berawan pada siang hari dan mulai dilanda hujan ringan pada sore hingga malam hari. Suhu Jakarta Barat hari ini 26 derajat Celcius.

Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan juga berawan tebal pagi ini, kemudian berawan pada siang hari, lalu mulai diguyur hujan ringan sejak sore hingga malam hari. Suhu rata-rata hari ini dua wilayah itu 26 derajat Celcius.

Kondisi serupa juga diprediksi terjadi di Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Awal tebal menyelimuti kawasan itu sejak pagi hingga siang hari, lalu dilanda hujan ringan mulai sore hingga malam hari. Suhu rata-rata Jakarta Timur dan Jakarta Utara hari ini juga 26 derajat Celcius.

Sementara itu, Kepulauan Seribu diprakirakan dilanda hujan ringan pagi ini, kemudian berawan tebal pada siang hingga sore hari, lalu kembali diguyur hujan ringan pada malam hari. Ada potensi petir terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Adapun suhu di Kepulauan Seribu hari ini 27 derajat Celcius.

Udara Buruk

Kualitas udara Kota Jakarta pada hari Selasa ini tercatat tidak sehat sehingga masyarakat disarankan mengenakan masker saat berada di luar rumah, demikian menurut laman IQAir dengan pembaruan pada pukul 05.00 WIB.

IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 70,5 mikrogram per meter kubik atau 14,1 lebih tinggi nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

PM 2,5 merupakan partikel berukuran lebih lebih kecil 2,5 mikron (mikrometer) yang ditemukan di udara termasuk debu, asap dan jelaga. Paparan partikel ini dalam jangka panjang dikaitkan dengan kematian dini, terutama pada orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru kronis.

Rekomendasi kesehatan terkait kualitas udara saat ini selain mengenakan masker, juga menghindari beraktivitas di luar ruangan, menutup jendela demi menghindari udara luar yang kotor, dan menyalakan penyaring udara.

Adapun kualitas udara Jakarta tercatat berada pada urutan ketiga terburuk di Indonesia, setelah Serpong dengan poin 186, lalu Tangerang Selatan dengan poin 185.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat penurunan kualitas udara di Jakarta tidak hanya dipengaruhi oleh aktivitas di dalam wilayah saja, tetapi juga oleh kondisi meteorologi dan kontribusi dari daerah-daerah aglomerasi di sekitarnya, seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur.

Berdasarkan inventarisasi emisi yang telah dilakukan, diketahui sektor transportasi dan industri masih menjadi dua sumber utama pencemar udara di Jakarta.

Data Dinas Lingkungan Hidup DKI menunjukkan sektor transportasi menyumbang 75 persen dari total polusi udara, dengan kontribusi signifikan dari kendaraan berat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.