Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paradigma Baru Transmigrasi: Fokus pada Ekosistem Ekonomi dan Peningkatan Nilai Jual Lahan

📅 Kamis, 12 Feb 2026, 01:15 WIB | Oleh:
Paradigma Baru Transmigrasi: Fokus pada Ekosistem Ekonomi dan Peningkatan Nilai Jual Lahan Doc: ANTARA/Harianto
Ket. Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara bersama jajaran dalam jumpa pers terkait kasus transmigran di Kota Baru, Kalimantan Selatan yang minta kepada Presiden Prabowo Subianto agar SHM mereka dikembalikan, di Jakarta, Rabu (11/2).

JAKARTA - Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan pihaknya memetakan potensi ekonomi di kawasan transmigrasi guna meningkatkan produktivitas wilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mencegah lahan terlantar dan ditinggalkan.

Dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu, Iftitah menjelaskan pemetaan dilakukan sebagai bagian perubahan paradigma transmigrasi, yang kini tidak lagi berfokus pada pembagian lahan semata, melainkan pada penguatan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan dan produktif.

"Oleh karena itu, untuk menciptakan ekosistem ekonomi baru yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, maka tahun kemarin (2025) kami mengirim lebih dari 2.000 peneliti ke 154 kawasan transmigrasi agar mereka menemukan apa potensi ekonomi yang ada di sana. Inilah yang kemudian kami kembangkan," kata Mentrans.

Menurut dia, pada masa lalu transmigrasi menitikberatkan pemberian lahan agar masyarakat dapat bekerja dan memperoleh penghasilan, namun pendekatan tersebut kini dinilai perlu disesuaikan dengan perkembangan kondisi dan kebutuhan.

Ia menyebut keterbatasan lahan dan meningkatnya jumlah penduduk membuat pembagian lahan bukan lagi satu-satunya solusi, sehingga pemerintah mengembangkan pendekatan baru yang menitikberatkan penciptaan ekosistem ekonomi di kawasan transmigrasi.

Kementerian Transmigrasi, lanjutnya, berfokus membangun ekosistem ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, dengan membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal serta memastikan kegiatan ekonomi tidak merusak lingkungan.

Untuk mendukung langkah tersebut, pemerintah telah mengirim lebih dari 2.000 peneliti ke ratusan kawasan transmigrasi guna mengidentifikasi potensi ekonomi yang dapat dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan.

Dia menyebutkan hasil pemetaan menunjukkan potensi ekonomi kawasan transmigrasi tidak hanya di sektor pertanian, tetapi juga mencakup perkebunan, peternakan, perikanan, kelautan, pariwisata, serta sektor lain yang dapat mendorong pertumbuhan daerah.

"Di beberapa tempat seperti Aceh Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, ternyata baru diketahui ada potensi pertambangannya," ucap Mentrans.

Iftitah menegaskan pengembangan kawasan transmigrasi kini diarahkan pada penciptaan pusat pertumbuhan ekonomi baru, sehingga program transmigrasi tidak sekadar memindahkan penduduk, tetapi juga memperkuat produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

"Dan bahkan sekarang ini pada beberapa titik, ketika saya cek langsung ke lapangan, nilai valuasi tanah transmigrasinya pun meningkat pesat. Dari yang dulu mungkin hanya beberapa ribu rupiah saja, sekarang sudah sampai ada yang satu juta per meter persegi," kata Mentrans.

"Nah ini kami sekarang mendesain kawasan transmigrasi itu tidak lagi hanya sekedar memindahkan penduduk. Tidak! Transmigrasi hari ini adalah penciptaan ekosistem ekonomi yang baru," tambah Mentrans.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

25 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.