Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementrans Kucurkan Rp226 Miliar, Transmigrasi Patriot Tak Lagi Sekadar Pindah Penduduk

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementrans Kucurkan Rp226 Miliar, Transmigrasi Patriot Tak Lagi Sekadar Pindah Penduduk Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Lokasi permukiman Transmigrasi Sigulai, Kabupaten Simeulue, Aceh.

JAKARTA – Program Transmigrasi Patriot mencerminkan pergeseran paradigma transmigrasi dari sekadar pemerataan penduduk menjadi strategi pembangunan berbasis sumber daya manusia.

Program ini tidak hanya mendorong perpindahan masyarakat ke kawasan potensial, tetapi juga menempatkan tenaga terampil, inovator, dan wirausahawan sebagai motor penggerak ekonomi lokal.

Jika diimplementasikan secara konsisten dengan dukungan infrastruktur, akses pembiayaan, dan pendampingan usaha, Transmigrasi Patriot berpotensi menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, mengurangi kesenjangan antarwilayah, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari daerah.

Kementerian Transmigrasi (Kementrans) mengalokasikan anggaran Rp226 miliar atau 35 persen dari anggaran kementerian untuk program Transmigrasi Patriot pada 2026.

Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung transformasi kawasan transmigrasi melalui riset, pendampingan, dan penerapan inovasi oleh tim dari perguruan tinggi.

“Jadi total anggarannya Rp226 miliar atau 35 persen dari anggaran Kementerian Transmigrasi,” kata Iftitah seusai pembekalan Tim Ekspedisi Patriot 2026 di Jakarta, Rabu (29/7).

Ia menjelaskan sekitar 65 persen anggaran kementerian lainnya diarahkan untuk revitalisasi kawasan transmigrasi, antara lain menyelesaikan persoalan tumpang tindih lahan serta memperbaiki akses jalan dan kelistrikan.

Menurut dia, pembagian anggaran tersebut mencerminkan dua agenda utama Kementerian Transmigrasi, yakni menuntaskan persoalan lama melalui revitalisasi dan mengembangkan potensi ekonomi baru melalui transformasi kawasan.

“Sekitar 65 persen kami berikan untuk revitalisasi. Sebanyak 35 persen adalah transformasi, dan itulah dalam bentuk Transmigrasi Patriot,” ujarnya.

Iftitah mengatakan setiap tim dapat memperoleh insentif langsung dengan nilai paling banyak Rp200 juta untuk menjalankan program yang dirancang sesuai kebutuhan dan potensi kawasan penugasan.

Batas nilai tersebut ditetapkan agar penyaluran bantuan dapat dilakukan lebih cepat dengan tetap memperhatikan akuntabilitas dan hasil konsultasi bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta Kementerian Keuangan.

“Karena supaya akuntabel, sifat bantuannya, insentifnya per tim itu tidak lebih dari Rp200 juta,” ungkap dia.

Menurut Iftitah, sejumlah tim yang bertugas dalam satu kawasan dapat mengolaborasikan program dan pendanaan sehingga nilai intervensi yang diterima suatu kawasan dapat mencapai miliaran rupiah.

Namun, ia menegaskan pembangunan kawasan transmigrasi tidak dapat hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.